Warga Pekon Wayharu Diduga Tewas Akibat Serangan Hewan Buas - Sinar Lampung

Warga Pekon Wayharu Diduga Tewas Akibat Serangan Hewan Buas

Spread the love

Sharing is caring!

Pesisir Barat (SL) – Masyarakat, terutama yang tinggal di sekitar Tambling Wildlife Nature Concervation (TWNC), seperti Pekon Wayharu, Kecamatan Bengkunat, Pesisir Barat diimbau tidak beraktivitas di dekat kawasan tersebut. Ini untuk mengantisipasi munculnya ancaman binatang buas. “Untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, terutama ancaman binatang buas, masyarakat diimbau tidak masuk kawasan konservasi tersebut,” kata Kapolsek Bengkunat Iptu Ono Karyono mewakili Kapolres Lampung Barat AKBP Doni Wahyudi, Jumat (18/1).

Ono mengungkapkan, pihaknya mendapat laporan penemuan mayat laki-laki sekitar pukul 10.00 WIB, Rabu (16/1). Korban yang belakangan diketahui bernama Edi Prianto (41), warga Dusun Pengekahan, Pekon Wayharu tersebut diduga tewas karena serangan binatang buas. “Mayat korban ditemukan di jalan setapak antara Dusun Pengekahan dengan Tampang, Pekon Way Haru,” ujarnya.

Berdasar hasil pemeriksaan saksi, awalnya Edi dan tiga rekannya hendak menuju Dusun Tampang, sekitar pukul 14.00 WIB, Senin (14/1). Ketika sampai di muara Pesugihan, Dusun Pengekahan, wilayah itu dilanda banjir.

Edi melanjutkan perjalanan dengan berenang menyebarangi sungai. Ia meminta tiga rekannya kembali ke Dusun Pengekahan. “Selang satu hari, tiga rekanna berusaha menjemput dan mencari korban. Karena medana yang berat, korban batu ditemukan Rabu,” sebut dia.

Saat itu, tubuh Edi sudah tidak utuh. Leher kanan dan tangan kiri hilang. ”Korban diindikasikan tewas karena binatang buas jenis Harimau. Korban langsung dibawa pulang ke kediamannya di Pekon Way Haru untuk dimakamkan,” kata Ono. (net)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *