Warga Pekon Way Sindi Resah Peratinnya Diduga Main Serong Dengan Bini Orang - Sinarlampung.com

Warga Pekon Way Sindi Resah Peratinnya Diduga Main Serong Dengan Bini Orang

Spread the love

Pesisir Barat (SL)-Masyarakat Pekon Way Sindi, Kecamatan Karya Penggawa resah akibat ulah Peratin (Kades,red) mereka, yang diduga menjalin hubungan gelap seorang wanita bersuami dilingkungan Pekon mereka. Peratin Pekon Way Sindi Imronsyah kerap terlihat pulang larut malam, hingga pagi buta, dari kediaman Nr, wanita yang masih memiliki suami.

Warga bahkan sudah melaporkan ulah Peratin mereka ke sejumlah instansi pemerintahan di Kabupaten Pesisir Barat seperti Inspektorat bagian tata pemerintahan Dinas Pemberdayaan Masyarakat, hingga ke aparat Pekon, agar Peratin Pekon Way Sindi diberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.

Dinuri, warga Pekon Way Sindi mengatakan mereka melaporkan hal itu sebagai tindak lanjut untuk menyikapi keresahan masyarakat di desa mereka. Karena sejumlah masyarakat telah beberapa kali melihat Peratin Way Sindi pulang dari rumah N saat dini hari bahkan menjelang subuh. “Peratin seharusnya memberikan contoh yang baik untuk masyarakat bukan melakukan kegiatan yang tidak seharusnya dilakukan oleh peratin apalagi sampai selingkuh dengan istri orang dan masih di dalam Pekon yang dirinya Pimpin,” kata dia.

Menurutnya, pihaknya sudah beberapa kali melakukan klarifikasi langsung ke Peratin tersebut, namun peratin Way Sindi tidak mengakui perbuatannya, dan menyangkal apa yang dituduhkan oleh masyarakat, meski sudah ada masyarakat yang disumpah sebagai saksi apa yang telah dilakukan. “Sudah ada masyarakat yang menjadi saksi apa yang dilakukan peratin tersebut. Bahkan masyarakat itu telah diambil sumpahnya yang membenarkan bahwa ada perselingkuhan peratin Way Sindi dengan warganya,” jelasnya.

Lanjutnya masyarakat berharap instansi terkait di lingkungan Pemerintah Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat agar bisa memberikan sanksi tegas kepada peratin di Pekon way Sindi karena telah meresahkan masyarakat dan mencoreng nama baik Pekon setempat. “Kami harap Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat memberhentikan peratin Pekon Waysindi, hal itu karena sudah meresahkan masyarakat dan sudah membuat jelek nama Pekon Way Sindi ini,” terangnya.

Sementara itu, Imronsyah belum bisa dikonfirmasi, terkait hal tersebut. Nomor handphonenya 08127887xxxx dalam kondisi tidak aktif. (harlam/nt)

Tinggalkan Balasan