Warga Lampung Tengah Resah, Aksi Pencurian Sapi Kembali - Sinarlampung.com

Warga Lampung Tengah Resah, Aksi Pencurian Sapi Kembali

Spread the love

Bandar Mataram (SL)-Warga peternak sapi di Lampung Tengah kembali resah. Keamanan Lampung tengah belum sepenuhnya berjalan dengan baik, pasalnya masih banyak kasus atau kejadian kriminal yang terjadi di tengah-tengah masyarakat, dari mulai pencurian, pembegalan ataupun kejahatan semacamnya.

Baca : Maling Sapi Terus Hantui Warga, Petani Lampung Tengah Resah

Baca : Bantuan Sapi Dinas Peternakan Provinsi Lampung Terindikasi Korupsi?

Dua Sapi Metal Paidi raib

Kali ini Paidi harus kehilangan dua ekor sapi metal dikandang miliknya, Minggu  (17/11/2019. Paidi adalah korban , pencurian sapi di wilayah hukum Lampung Tengah bukan pertama kali, melainkan sudah beberapa kasus terjadi, di Kecamatan Bandar Surabaya, Kecamatan Putra Rumbia, Buminabung, dan Kecamatan Bandar Mataram.

Paidi, warga Kampung Mataram Udik, Bandar Mataram, telah melaporkan kejadian pencurian hewan ternaknya kepada penegak hukum di wilayah Seputih Mataram, besar harapan laporanya ini ditindak lanjuti dan diproses sampai ketemu. ” Ya, semoga saja segera ketemu, sebab saya dengan kejadian serupa ini juga di alami oleh warga lain seperti di Buminabung yang kehilangan beberapa ekor sampai sekarang juga tak kunjung ketemu siapa pelakunya,” kata Paidi pesimis.

Paidi berharap laporanya segera ditindak lanjuti agar tidak  lagi ada kriminal yang merugikan warga,”Ya kerugian saya ya sekitar tiga puluh lima juta rupiah, itu uang yang sangat banyak pak bagi saya,” kata Paidi pada wartawan

Paidi menceritakan, aksi kawanan pelaku, pada Minggu (17/11/2019) sekitar pukul 3.00. Dua ekor sapi jenis metal miliknya raib. Pencurian itu diperkiraan jam 02.00 saat semua suasana sepi sedang tertidur lelap, 2 ekor sapi milik paidi hilang dari kandang miliknya, ditaksir kerugian kurang lebih Rp. 35.000.000,- (tiga puluh lima juta rupiah) .

Sapi betina jenis metal awalnya masih diberi makan pada pukul 12.00 (12 malam) kemudian Paidi dengan istrinya bangun dari tidur kembali akan memberi makan pada pukul 03.00 dini hari, 2 ekor sapi tersebut sudah tidak ada di kandang alias hilang. “Jam 12 malam masih saya kasih makan, Pas jam 3 pagi saya bangun dengan istri sudah tidak ada di kandang” ujar Paidi, yang melaporkan ke Polsek Seputih Mataram dengan nomor laporan LP/484-B/XI/LPG RES LAMTENG/SEK SEMAT. (ersyan/red)

Tinggalkan Balasan