Warga Jalan Badak Ujung Perbaiki Jalan Rusak Sendiri dan Pasang Portal, Pengembang Perumahan PT Dua Dua Fiqih Abai? - Sinarlampung.com

Warga Jalan Badak Ujung Perbaiki Jalan Rusak Sendiri dan Pasang Portal, Pengembang Perumahan PT Dua Dua Fiqih Abai?

Spread the love

Bandar Lampung (SL)-Warga Jalan Badak Ujung, Bumi Manti, Keluarahan Sukamenanti Baru, Kecamatan Kedaton memasang portal jalan masuk pemukiman, karena jalan hancur dan berdebu, hingga mengotosri pemukiman, akibat lalulalang dumtruk pengangkut materia pembangunan perumahan oleh pengembang PT Dua Dua Fiqih. Sejak Rabu 13 Agustus 2019.

lalulintas truk material menimbulakn debu dan rusak jalan

Warga juga akhirnya patungan mengecor jalan sekitar pemukiman karena hancur dan rusak. Mereka kesal akhirnya memasang portal agar kendaraan besar dumtruk tidak lagi melintas. Pasalnya, sejak awal proses pembangunan warga sudah mengingatkan pihak pengembang agar melakukan penyiraman dan memperbaiki jalan pemukiman yang hancur akibat lalulalang truk.

“Kami sudah jauh jauh hari mengingatkan agar pengembang memperbaiki jalan dan menyiram jalan karena berdebu. Kami tidak pernah minta konvensasi apa-apa apalgi minta minta uang. Kami hanya ingin perhatian pengembang terhadapa lingkungan yang kena dampak. Tapi tidak dianggap. Saat kami memperbaiki sendiri dan pasang portal, baru mereka sok baik ngirim semen dan bantuan, ya kami tolak,” kata warga.

Pemukiman warga yang terkena dampak sekitar Lingkungan 1 dan 2, sekitar 4 RT. Mereka juga merasakan hal yang sama dan memasang fortal.  Informasi lain, pihak PT Dua Dua Faqih membangun komplek perumahan di areal bukit  Sukamenanti, yang bersebelahan dengan lokasi sekolah Yayasan Bina Mulya Kedaton.

penyusuran sinarlampung.com, lokasi pembangunan perumahan itu menggerus lahan bukit penghijauan yang selama ini hijau dan asri. Kini digerus. Tim Walhi sudah pernah meninjau lokasi tersebut karena berpotensi merusak lingkungan. Debu mengotori jalan hingga rumah warga. Warga yang kesal menyiram lantaai dan jalan depan rumah mereka sendiri.

Warga perbaiki jalan lingkungan sendiri

Pada tanggal 6 Agustus 2019, pihak PT Dua Dua Faqih melakukan pertemuan dengan Bhabinkamtibmas, Babinsa, di Kelurahan. Ironisnya tidak ada warga terkena dampak yang hadir dalam pertemuan tersebut. Yang hadir hanya Lurah Sukamenanti Baru Muslim, Kepala Lingkungan Untung dan Sunardi.

Dalam rapat itu disimpulkan pengembang akan bertanggung jawab dan mengembalikan jalan drainase yang rusak 100 persen tapi setelah pembangunan selesai. Pengembang akan menyediakan mobil untuk menyiram debu di Jalan Badak Ujung, Jalan Onta, dan lokasi selama dua kali sehari.

Pengembang memberhentikan uang konvensasi warga dengan alasan hak pengembang tidak diberikan oleh warga. Lalu pengembang memberikan kontribusi kepada lingkungan Rp5000 permobil yang melintas diberikan atau diambil oleh petugas setiap hari yang ditunjuk lingkungan. Pengembang akan menyediakan lahan tanah pemakaman, serta pengelolaan sampah, tapi juga setelah pembangunan selesai.

“Semua janjii jika pembangunan selesai, lah kalo lima tahun, lalu warga terkena dampat. Ini aneh, kami warga tidak ada yang mengambil apapun dan menerima apapun. Sekarang silahkan saja, kami selama ini tidak di anggap. mentang mentang masyarakat kecil. Kami belum laporkan kepada Walikota tentang hal ini,” katanya.

Pihak pengembang PT Dua Dua Fiqih, belum bisa ditemui. Para pekerja di lokasi menyebutkan mereka hanya pekerja dan pengawas. Pimpinan tidak adaa di lokasi. “Silahkan hubungi bos aja mas, kami tidak tahu,” kata salah seorang pekerja di lokasi. (Jun)

Tinggalkan Balasan