Warga Gunung Sakti Segel Bangunan Tower Protelindo di Jalan LIntas Timur

Spread the love

Sharing is caring!

Tulang Bawang (SL)-Menggala Puluhan warga Jalan Karya Bhakti RT 03, Lingkungan Gunung Sakti, Kelurahan Menggala Selatan, Kecamatan Menggala, menyegel menara tower seluler yang terletak di Jalan Lintas Timur depan Hotel Sarbini. Pasalnya tower seluler milik Protelindo itu diduga tidak mengantongi ijin dan persetujuan dari masyarakat di lingkungan setempat.

Salah satu Tokoh masyarakat, Toni, mengatakan, tower itu berdiri sejak tahun 2012 hingga sekarang 2018, dan masyarakat tidak pernah memberikan persetujuan sebagai salah satu persyaratan terbitnya perijinan kepada pihak Protelindo.

Akibatnya jelas Toni pembagunan tower seluler setinggi 72 meter tersebut sempat tertunda selama dua tahun. Namun tiba-tiba pihak Protelindo terkesan memaksakan kehendak mereka terus melanjutkan pembangunan tower seluler tersebut dengan ketinggian 32 meter.

“Katanya mereka sudah memiliki ijin dari Pemkab Tulangbawang, inikan aneh setahu saya salah satu persyaratan terbitnya ijin harus memiliki ijin lingkungan sementara kami masyarakat tidak pernah memberikan ijin, ada apa ini kok bisa Pemkab Tulangbawang terbitkan ijin sementara tidak direstui oleh masyarakat, ” urai Toni, Rabu (07/11).

Menurut Toni berdirinya tower seluler tersebut sangat meresahkan masyarakat mulai dari gangguan kesehatan, kerusakan barang-barang rumah tangga, dampak-dampak negatif yang ditimbulkan oleh radiasi tower seluler. “SaaKarena sangat membahayakan bagi seluruh masyarakat disini,“ ucapnya.

Untuk itu Lanjut Toni sebagai bentuk protes seluruh masyarakat di tempatnya sepakat jika untuk sementara waktu sampai batas yang belum ditentukan Menara Tower Seluler disegel. “Kami menuntut agar pihak perusahaan menunjukan ijin serta persyaratanya benar atau tidak disitu ada tanda tangan kami,” katanya.

Kemudian pihak Pemkab Tulangbawang segera membekukan ijin tersebut, dan pihak Protelindo segera membongkar keberadaan menara tower, “Dan selama berdirinya menara seluruh kerusakan barang elektronik harus diganti,” tandasnya.

Sementara pantauan dilapangan penyegelan menara seluler disaksikan oleh rombongan Pegawai Dinas Perijinan. (Mardi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *