Wanita Tewas Berambut Pirang itu Pegawai Puskesmas Danau Ranau dan Ibu Dari Anggota Polres OKU Timur - Sinarlampung.com

Wanita Tewas Berambut Pirang itu Pegawai Puskesmas Danau Ranau dan Ibu Dari Anggota Polres OKU Timur

Spread the love

Pesisir Barat (SL)-Identitas perempuan yang ditemukan tewas di tanjakan tebing Kawasan Taman Nasiona Bukit Barisam Selatan (TNBBS), Pekon Rataagung, Kecamatan  Lemong, Pesisir Barat, terungkap. Diduga, wanita berambut pirang itu adalah ibu dari Bripda Raka, anggota Polri yang bertugas di OKU Timur, Sumatera Selatan, dan .

Wanita Berambut Pirang Ditemukan Tewas di Tebing Baru Taman Nasional Bukit Barisan Selatan

mayat korban luka kening dan kepala belakang

Kapolsek Pesisir tengah Kompol M. Daud mengatakan, kasus kematian wanita itu diduga memiliki kaitan dengan penemuan mobil Mitsubishi Pajero Sport tanpa nomor polisi di sekitar Lapangan Kijang, Pekon Serai Kecamatan Pesisir Tengah, Kamis pagi (28/2). ”Sementara baru dapat kita ungkap, ada keterkaitan dengan penemuan mobil tanpa nomor polisi di sekitar Lapangan Kijang. Ini diketahui dari identitas yang tertera pada STNK mobil. Pemiliknya adalah Raka yang beralamat di Ogan Komering Ulu Timur,” kata Daud.

Berdasar hasil pemeriksaan, terus Daud, mobil tersebut memang dipakai oleh korban. ”Kami mendapat keterangan bahwa korban bekerja di Puskesmas Danau Ranau. Ia adalah ibu dari anggota (Polri) tersebut,” ujarnya. Daud melanjutkan, pihaknya masih menunggu tim Inafis Polres Lampung Barat serta kedatangan Bripda Raka. Ini masih dalam penyelidikan,” ungkapnya.

Berselang Penemuan Mayat Wanita, Ada Pajero Tak Bertuan Parkir Ditepi Jalinbar Pekon Serai Pesisir Barat

Diketahui, mayat wanita tanpa identitas ditemukan di sekitar tebing kawasan TNBBS, sekitar pukul 06.00 WIB, Kamis (28/2). Mayat kali pertama ditemukan oleh anak-anak yang bermain di kawasan tebing Pekon Rataagung. Dari hasil pemeriksaan medis, ditemukan luka di dahi dan kepala belakang wanita itu. Namun luka-luka itu bukan menajdi penyebab tewasnya korban.

Kapolsek Pesisir Utara AKP Suhairi mengatakan, selain dua bekas luka itu, petugas medis tidak menemukan adanya luka lain pada tubuh korban. Sampai saat ini, penyebab pasti wanita berambut pirang merah itu belum diketahui. “Begitu juga motif korban berada di kawasan TNBBS yang berbatasan dengan Provinsi Bengkulu itu,” kata Suhairi. (rdr/jun)

Tinggalkan Balasan