Wakil Bupati Edward Antony Ajak DMI Way Kanan Berdayakan Masjid - Sinar Lampung

Wakil Bupati Edward Antony Ajak DMI Way Kanan Berdayakan Masjid

Spread the love

Sharing is caring!

Way Kanan (SL)-Masjid merupakan satu institusi sentral dalam peradaban Islam dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sejarah umat Islam. Dari masjid akan tumbuh dan berkembang khazanah pemikiran dan keilmuan serta strategi pemberdayaan dan penguatan kapasitas umat Islam.

Pengukuhan Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Way Kanan Ruang Rapat Utama Pemkab Way Kanan, 14 Maret 2019

“Masjid sejatinya selain menjadi basis ideologi dan spiritual umat Islam, juga berperan sebagai wahana untuk memfasilitasi berbagai upaya pemberdayaan dan penguatan kapasitas umat di bidang pendidikan, ekonomi, sosial, budaya serta berbagai bidang lainnya,” kata Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya, saat Pengukuhan Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Way Kanan Ruang Rapat Utama Pemkab Way Kanan, 14 Maret 2019

Bagi seorang muslim, kata Bupati, masjid adalah lembaga terpenting setelah rumah dan tempat kerja. Dia merupakan pusat kegiatan komunitas muslim, tempat bersosialisasi, dan tempat kembali mensucikan dan mendekatkan diri ke Allah SWT. Islam adalah agama yang sangat toleran, dan Islam mengajarkan kepada kita bahwa jalan terbaik adalah jalan tengah.

“Kita semua berkepentingan agar masjid dijaga jangan sampai jatuh ketangan mereka yang menyebarkan gagasan yang tidak Islami seperti radikalisme, fanatisme sektarian, permusuhan terhadap agama dan kepercayaan orang lain, dan anjuran-anjuran provokatif yang bisa berujung kepada tindak kekerasan dan terorisme,” katanya.

Menurut Adipati, masjid sebagai tempat suci untuk melaksanakan ibadah yang diperintahkan Allah SWT, harus menjadi contoh sebagai tempat paling bersih di antara tempat-tempat lain. “Kebersihan terutama di tempat kita berwudhu, serta aroma yang sedap di lingkungan masjid akan menambah kekhusyukan kita dalam beribadah. Kebersihan yang dimulai dari masjid akan menularkan kebiasaan bersih di lingkungan lain seperti rumah, sekolah, dan tempat kita bekerja,” katanya.

Terkait DMI, dalam usianya menjelang 47 tahun, sejak didirikannya pada tanggal 22 Juni 1972, masih banyak ruang bagi Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Way Kanan untuk berbuat bagi kemajuan dan peningkatan kualitas pengelola Masjid. Untuk itu Bupati menekankan, beberapa hala kepada seluruh pengurus Pimpinan Daerah DMI Kabupaten Way Kanan.

Pertama, Bupati berharap Dewan Masjid Indonesia agar senantiasa memberdayakan masjid untuk melakukan upaya edukasi kepada umat muslim melalui dakwah dalam rangka peningkatan karakter dan moral umat muslim dalam berbangsa, bernegara dan bermasyarakat utamanya kepada generasi muda.

Kedua, Dewan Masjid Indonesia Way Kanan harus mampu mendorong masjid agar dimanfaatkan tidak hanya sebagai sarana ibadah, namun juga dapat dijadikan sarana pendidikan, baik pendidikan Tahfidzul Qur’an (hapalan Qur’an) dan Tahsinul Qur’an (memperbaiki kualitas bacaan Quran) maupun pendidikan dasar formal seperti TK, SD dan SMP.

“Ketiga, kita mengharapkan Dewan Masjid Indonesia mampu memberdayakan masjid sebagai sarana untuk menumbuhkembangkan minat, bakat, dan keterampilan generasi muda melalui pelatihan kepemimpinan, manajemen dan ketrampilan bagi Pemuda Remaja Masjid,” katanya.

Dan keempat, Dewan Masjid Indonesia diharapkan mampu mendorong masjid dalam penciptaan kemakmuran umat muslim melalui optimalisasi zakat, infaq, shadaqah bekerjasama dengan BAZDA serta melalui pengembangan usaha yang berbasis syariah sehingga dapat lebih optimal membantu maupun memberdayakan kaum dhuafa utamanya bagi anak-anak yatim piatu dan anak-anak terlantar.

“Saya mengucapkan selamat kepada Pengurus Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Way Kanan periode 2018-2023 yang dikukuhkan pada hari ini. Mudah-mudahan dengan terbentuknya organisasi DMI untuk pertama kalinya di Kabupaten Way Kanan ini dapat mengemban amanah organisasi secara baik untuk kemaslahatan umat,” katanya. (rls/Sam’un/indro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *