Tekab 308 Tanggamus Tembak Satu Komplotan Pembegal Kakek Bawa Uang Rp100 Juta - Sinarlampung.com

Tekab 308 Tanggamus Tembak Satu Komplotan Pembegal Kakek Bawa Uang Rp100 Juta

Spread the love

Tanggamus (SL)-Tekab 308 Polres Tanggamus menangkap dan melumpuhkan Lasimin (42), satu dari tiga pelaku pembegalan bersenjata yang melukai korban. Polisi menyebut Lasimin termasuk perampok sadis, dan meresahkan pengguna jalan lintas barat (Jalinbar) Tanggamus.

Lasimin tersungkur di pingir jalan berpasir di Pekon Kanoman Kecamatan Semaka, Tanggamus, Selasa (14/5/19) malamsaat proses penangkapan. Tersangka merupakan resedivis begal motor tahun 2013 terlibat akis pembegalan pada 10 April 2019 bersama dua orang rekannya yang belum tertangkap.

Korban adalah kakek Edi Kasim (79), warga Kecamatan Punduh Pidada Kabupaten Pesawaran, yang sempat dilukai sehingga mengalami kerugian sepeda motor beserta uang Rp100 juta yang diletakan korban di jok motor korban. “Tersangka nekat terlihat saat penangkapan, tersangka hampir saja melukai petugas dengan senjata tajam jenis sangkur yang dipegangnya, walaupun telah diberi peringatan tersangka terus merangsek hendak menusuk petugas,” kata Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas.

Beruntung, kata Edi. petugas berhasil melumpuhkannya dengan tindak tegas terukur dibagian kaki sehingga tersangka langsung tersungkur di pingir jalan berpasir di Pekon Kanoman Kecamatan Semaka, Tanggamus. “Usai diberikan perawatan medis, tersangka berpostur sedang tersebut akhirnya digelandang ke Polres Tanggamus guna penyidikan dan pengembangan lebih lanjut,” katanya.

Kasat Reskrim Polres Tanggamus menjelaskan tersangka Lasimin berhasil dibekuk di Jalan Raya Pekon Kanoman Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus, Selasa (14/5/19) malam. “Tersangka ditangkap berdasarkan laporan korban pada Rabu (10/4/19) pukul 14.00 Wib dengan TKP jembatan Siring Betik Pekon Balak Kecamatan Wonosobo, Tanggamus,” kata AKP Edi Qorinas

Menurut Edi, kronologis kejadian setelah korban menerima uang pembayaran 1 bidang kebun jati senilai Rp100 juta dari Kakon Rajabasa, kemudian menaruh uang tersebut di dalam jok motor. Usai menaruh uang, korban berkendara bersama Suherman, yang merupakan anak kandungnya menuju pekon Sridadi Kecamatan Wonosobo, sesampainya di jembatan Siring Betik, tersangka bersama 2 rekannya memberhentikan korban.

Korban yang diancam menggunakan golok sempat memberikan perlawan dan dibacok mengenai punggungnya, karena takut sehingga korban tidak dapat berbuat banyak dan tersangka mengambil motor yang berisi uang Rp100 juta tersebut. “Akibat kejadian, korban mengalami luka bacok di punggung dan kehilangan sepeda motor serta uang Rp100 juta, kemudian melapor ke Polsek Wonosobo,” jelasnya.

Edi Qorinas, menambahkan dari tangan tersangka petugas mengamankan barang bukti 2 pakan yang diakui tersangka dibeli dari hasil kejahatan, satu buah sajam jenis sangkur dan satu buah kunci liter T. “Barang bukti dari tangan tersangka diamankan ke Polres Tanggamus,” ujarnya.

Sementara, dalam pengakuannya tersangka sempat menjawab bahwa dari hasil kejahatan itu ia mendapatkan bagian Rp14 juta, uang tersebut telah habis. “Dapet bagian Rp. 14 juta, sudah habis dipakai foya-foya dan kehidupan sehari-hari,” ucapnya lirih saat di RSUD Batin Mangunang. (Wisnu/*)

Tinggalkan Balasan