Sidang Suap Empat Pimpinan DPRD Lampung Tengah, Junaidi Mengaku Minta Uang Untuk Rentenir - Sinarlampung.com

Sidang Suap Empat Pimpinan DPRD Lampung Tengah, Junaidi Mengaku Minta Uang Untuk Rentenir

Spread the love
Jakarta (SL)-Mantan Ketua DPRD Lampung Tengah Achmad Junaidi Sunardi mengaku hanya meminta uang Rp1 miliar ke mantan Bupati Lampung Tengah, Mustafa, mengaku meminta uang Rp1 miliar pada proses untuk memuluskan rekomendari DPRD Lampung Tengah terkait pinjaman Rp300 miliar kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Untuk itu diakui Junaidi untuk membayar utang ke rentenir. Sementara Mustafa menyebut Junaidi minta Rp2 Miliar.

Baca: Ketua DPRD Lamteng Ahmad Junaidi Sunardi Cs Masuk Pejara KPK

Baca: Selain Gunadi dan Junaidi Ada Nama Simon Susilo Dan Awi Di Kasus Suap Lamteng

Baca: KPK Periksa 10 Anggota DPRD Lampung Tengah, Ini Daftarnya

Mustafa sendiri sudah menjalani vonis perkara suap kepada anggota DPRD Lampung Tengah. Dia divonis tiga tahun penjara, denda Rp100 juta dan subsider tiga bulan kurungan. Dihapan sidang, Mustafa, menyatakan sejak awal Junaidi bilang ada utang yang sebelum pembahasan rencana ke PT SMI. Junaidi mendatangi Mustafa dan dia butuh uang awal Rp1 miliar untuk membayar utang.

“Pak Junaidi bilang punya utang rentenir itu Rp2 miliar bukan Rp1 miliar. Pak Junaidi ke saya bilang karena utang. Jadi, Pak Junaidi bilang dibantulah utang saya dilunasi,” kata Mustafa saat bersaksi pada sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan Bungur Raya, Jakarta, Kamis (7/11/2019).

Menurut Mustafa, saat pembahasan rencana pinjaman daerah kepada PT SMI, Junaidi meminta Rp2 miliar untuk bayar utang. Uang itu sebagai kompensasi agar DPRD Lampung Tengah menyetujui rencana pinjaman Rp300 miliar ke PT SMI. Untuk itu, Mustafa meminta Taufik Rahman Kepala Dinas Bina Marga Lampung Tengah untuk mengurusnya.

Tetapi uang yang diberikan dilaporkan berbeda antara Taufik dan Junaidi. “Laporan Pak Junaidi berbeda. Pak Taufik  bilang bahwa Pak Junaidi dapat Rp1,7 miliar, tapi Pak Junaidi bilang ke saya dia bilang bukan Rp1,7 miliar tapi Rp 1,2 miliar, jadi kurang Rp700 juta,” kata Mustafa.

Sebelumnya, empat anggota DPRD Lampung Tengah didakwa menerima uang Rp6 miliar dari Mustafa. Uang tersebut diberikan agar rencana pinjaman ke PT SMI mulus. Keempat anggota DPRD Lampung Tengah nonaktif tersebut yakni Achmad Junaidi Sunardi, Raden Zugiri, Bunyana, dan Zainuddin. (net)

Tinggalkan Balasan