Sidang Keputusan Soal Ketum HMI Diwarnai Teror dan Ancaman - Sinarlampung.com

Sidang Keputusan Soal Ketum HMI Diwarnai Teror dan Ancaman

Spread the love

Jakarta (SL) – Sidang ke-4 Majelis Pengawas dan Konsultasi (MPK) Pengurus Besar HMI soal perbuatan amoral dan pelanggaran administrasi terhadap Ketum Respiratori Saddam Al Jihad diwarnai teror dan ancaman. Ada orang yang melempar kaca pintu Sekretariat PB HMI di Jalan Sultan Agung 25 A, Jakarta Selatan, kata Ketua Bidang Lingkungan Hidup PB HMI, Abdul Rabbi Syahrir, Rabu (9/1). “Beberapa hari ini, anggota MPK menyampaikan kepada saya dan teman-teman, ada orang-orang yang tidak dikenal meneror dengan mengancam. Ada upaya penggagalan sidang putusan MPK,” ujarnya.

Robi, begitu ia akrab disapa, tegas mengecam tindakan perusakan sekretariatan PB HMI dan teror terhadap MPK. “Saya sangat marah dengan tindakan tidak patut seperti ini. MPK itu adalah panutan kita semua. Janganlah berbuat kegilaan sedemikian rupa yang menghilangkan nilai-nilai perjuangan HMI,” kata  Ketua Bidang Lingkungan Hidup PB HMI.

Menurut dia, penyerangan dan pengrusakan yang terjadi Selasa malam (8/1) itu merupakan tindakan yang sudah melampaui batas-batas kepatutan. “Ada yang melemparkan batu ke kantor PB HMI. Kaca pintu depan sekretariat rusak dan pecah. Lantas melakukan teror. Kemarin malam kaca sasarannya, besok apalagi yang mau kalian hancurkan. Ini rumah bersama kita, rumah himpunan yang harus kita jaga. Kami menyesalkan tindakan tersebut, seperti kaum barbarian,” ucap Robi dengan nada kesal.

Robi menjelaskan, sidang MPK telah dilewati dengan memperhatikan uji materi gugatan hingga memanggil saksi-saksi di antaranya Arya Kharisma Hardy, Rahim Key, dan Isma. “Mudah-mudahan kewarasan organisasi akan tetap hidup dalam kebenaran. Dan kegilaan para pelaku teror cepat disadarkan oleh Allah SWT. Selain mengusut tuntas pelaku perusakan kaca depan PB HMI,” pinta Robi. (rmollpg)

Tinggalkan Balasan