Sempat Relai Keributan, Satpam Pasar Tewas Ditikam Usai Nonton Organ Tunggal di Batanghari Nuban

Spread the love

Sharing is caring!

Lampung Timur (SL)-Ferdian Hermanto alias Kemes (25), Satpam Pasar Sekampung, warga Desa Giriklopo Mulyo, Kecamatan Sekampung, Kabupaten Lampng Timur, tewas dengan luka tusukan, disimpang perempatan, Jalan Dusun III Desa Selorejo Kecamatan Batanghari Kabupaten Lampung Timur, usai menyaksikan hiburan orgen tunggal.

Saksi Andrianto (52), warga Desa Sumbergede Kecamatan Sekampung Kabupaten Lampung Timur dan Ferizal Rozi (41), alamat Desa Giriklopomulyo Kecamatan Sekampung Kabupaten Lampung Timur, menyebutkan kronologi kejadian, Kamis (08/11/2018) sekitar pukul 23.30 WIB.

Malam itu korban nonton hiburan organ tunggal di Desa Selorejo Kecamatan Batanghari Kabupaten Lamtim. Saat itu terjadi keributan antar sesama penonton kemudian korban menghampiri keributan tersebut dan memukuli orang yang ribut tersebut, kemudian permasalahan tersebut dapat dilerai.

Sekitar pukul 24.00 WIB, hiburan organ tunggal tersebut bubar dan korban hendak pulang ke rumah. Kemudian, pada Jumat sekitar pukul 00.30 WIB saat di perjalanan pulang tepatnya di Perempatan Jalan Raya Dusun III Desa Selorejo, Kecamatan Batanghari, Lamtim korban dihentikan oleh sekelompok pemuda yang belum diketahui identitasnya.

Mereka hanya mengatakan bahwa dari kelompok tersebut ada yang mengalami luka. Dan terjadi keributan antara korban dan salah satu dari kelompok pemuda tersebut yang mengakibatkan korban mengalami luka tusuk yang mengenai bagian perut sebelah kiri korban. Korban mengalami pendarahan dan meninggal dunia di perjalanan ke rumah sakit. Setelah kejadian pelaku berhasil melarikan diri.

Kasus itu kini ditangani Polres Lampung Timur, dan mengamankan Barang Bukti (BB) 1 helai baju batik warna coklat tua milik korban, 1 helai celana panjang bahan katun warna coklat muda milik korban dan Ver. (ps/nt/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *