Selingkuhi Guru SMA Oknum Polisi Digerebek Warga, Istri Sah Minta Proses Hukum - Sinarlampung.com

Selingkuhi Guru SMA Oknum Polisi Digerebek Warga, Istri Sah Minta Proses Hukum

Spread the love
Bengkulu (SL)-Diduga terlibat hubungan bukan muhrim, oknum anggota Polres Kaur, Aipda Kar, di gerebek warga bersama seorang Guru SMA, di Prumnas Petir, belakang SDN 14 Bengkulu Selatan (BS) di Jalan Kapten Saleh, RT 11, Kelurahan Padang Kapuk, Kecamatan Kota Manna, Minggu 1 Desember 2019 sekitar pukul 01.00.
Oknum polisi dan Guru SMA  Negeri 5 Bengkulu Selatan Ci, itu kemudian digiring warga kerumah Ketua RT 11, Kelurahan  Padang Kapuk. “Ya warga RT 11 melaksanakan pengerbakan dirumah salah satu warganya yaitu Cahaya Iten yang merupakan seorang guru pendidik di SMA negeri 5 Bengkulu Selatan lantaran berduaan dengan seorang lelaki yang bukan mukhrimnya, yaitu Aipda Karmuni, salah satu Oknum polisi yang bertugas di Polres Kabupaten Kaur,” kata Ketua RT Zaienudin,.

Setelah dirumah ketua RT pasangan sejoli Ci, dan Aipda Kar, sepakat membuat surat perjanjian tidak mengulangi perbuatannya. Keduanya juga dihubukum adat melakukan cuci kampung sesuai dengan adat yang dibentuk oleh warga RT 11 Kelurahan Padang Kapuk Kecamatan Kota Manna dengan membayar uang sekitar Rp2,5 juta. Pelaksanaan cuci kampung terang RT 11 akan dilaksanakan pada tanggal 6 Desember 2019.

Menurut Zainudin, pengerebekan dilakukan oleh warga yang resah karena melihat oknum yang bukan muhrim itu kerap berada di rumah tersebut. Dan untuk selanjutnya kedua oknum tersebut telah dibawah ke Mapolres Kaur untuk dimintai keterangan.

“Iya memang benar. Memang sudah meresahkan, kali ini memang benar terbukti. Hal tersebut memang terus diawasi oleh masyarakat sekitar. Di dapat infonya, yang laki-laki memang berprofesi sebagai anggota polri di resor kaur, sedangkan yang perempuan berprofesi sebagai guru di SMA Negeri 5 Bengkulu Selatan,” ungkap Ketua RT 11 Kelurahan Padang Kapuk, Minggu (01/12).

Lena, istri Aiptu Kar mengatakan bahwa dirinya sudah lama beliau mendapat informasi tentang dugaan perselingkuhan suaminya itu. Selama ini sulit mencari bukti, dan tidak bisa berbuat apa apa, “Nah setelah ada bukti pengerebekan ini, saya berharap kepada penegak hukum untuk dapat menindak dan memproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” kata Lena, kepada wartawan.

Lena yang merupakan sebagai istri sah Kar, mengatakan dengan adanya bukti ini dirinya akan menyerahkan ke aparat penegak hukum. “Sekarang sudah terbukti, saya menahan rasa sakit ini sudah lebih kurang 3 tahun yang lalu. Namun, sekrang dengan adanya bukti ini, saya akan lanjutkan masalah ini sesuai dengan hukum yang berlaku,” pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan