Sekertaris PPK Kecamatan Teluk Pandan Sunat Dan KPPS? - Sinarlampung.com

Sekertaris PPK Kecamatan Teluk Pandan Sunat Dan KPPS?

Spread the love

Pesawaran (SL)-Aparat Kepolisian diminta segera menindaklanjuti dugaan pemotongan dana operasional KPPS di Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, dengan nilai mencapai ratusan juta rupiah.  Hal tersebut diungkapkan tokoh masyarakat yang ada di Lingkungan Perumahan Sukajaya Darat. Lempasing, Kabupaten Pesawaran, Minggu (12/5).

Pemotongan diduga dilakukan oleh Sekretariat PPK dan PPK Teluk Pandan, “Dari awal menerima dana kami hanya Rp.1.010.000,-. Untuk tarup, sound dan lain lain,” ujar salah satu Ketua KPPS di lingkungan perumahan Sukajaya, Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan, Minggu (12/5).

Untuk diketahui, dalam pelaksanaan pemilu 2019, PPK seharusnya menyalurkan anggaran pembuatan TPS senilai Rp. 1.575.000,- dan uang makan seluruh anggota KPPS Rp. 1.080.000,-.Jika dijumlahkan, operasional yang seharusnya diterima sejumlah Rp.2.655.000,-. Artinya pihak PPK dan Sekretariat PPK diduga menggelapkan dana Rp.1.055.000,- per TPS dikalikan 108 TPS yang berada di Kecamatan Teluk Pandan.

Sekretariat KPU Pesawaran, Mery Sepnawati menjelaskan untuk anggaran Pemilu semuanya sesuai dengan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dan telah diserahkan ke sekretariat Panitia Pemilihan kecamatan dan itu disaksikan oleh PPK nya. “Kalau itu memang ada potongan berarti dari bawah, kami sudah serahkan semuanya ke sekretariat PPK,” ucap Mery selaku pengguna kuasa anggaran, baru-baru ini seperti dilansir sinarlampung.

Dia menjelaskan untuk pembuatan setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) sudah di anggarkan sebesar Rp1,6 juta/TPS dan berikut anggaran konsumsi, hal itu sudah di serahkan ke sekretariat PPK. “Kalau untuk biaya pembuatan TPS sebesar Rp1,6 juta dan itu sudah kami salurkan semua, paling juga di potong pajak, kalau tidak salah pajaknya sebesar 4 persen,” sebutnya.

Ketua Sekretariat PPK Teluk Pandan, Pesawaran, Hadi Jaya Kusuma, pada Minggu (12/05) saat dikonfirmasi pihaknya telah menyalurkan anggaran sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang ada, saat akan di konfirmasi lebih lanjut yang bersangkutan mohon maaf karena buru-buru akan menghantar orangtuanya sakit, untuk lebih terinci anggarannya akan di kirim melaui wa,” tutupnya. (Red)

Tinggalkan Balasan