Sejumlah Warga di Lamteng Lapor ke Polda Lampung Terkait Jalan Tertutup JTTS

Spread the love

Sharing is caring!

Lampung Tengah (SL) – Sejumlah warga Gunungbatin Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) menyampaikan protes ke Polda Lampung lantaran akses jalan kampung mereka tertutup Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Terbanggibesar-Pematangpanggang.Kuasa hukum warga Gunungbatin, Dodi Yanto mengatakan ada empat dusun yang akses jalannya tertutup JTTS. Yakni Dusun 2, 3, 4, dan 8.“Kita sedang berkordinasi dengan penyidik Polda terkait jalan 4 dusun yang tertutup jalan tol,” katanya saat ditemui di Mapolda Lampung, Selasa (4/12/2018).

Menurut Dodi, ada dugaan tindak pidana penjualan aset desa berupa akses jalan di 4 dusun tersebut.“Kita baru kordinasi dengan penyidik, tapi belum laporan secara resmi. Karena tadi ada salah satu bukti yang mau kita lampirkan tapi tertinggal, buktinya peta kampung. Ada empat kepala dusun yang kita duga telah melakukan tindak penjualan aset desa itu,” jelasnya.Sementara Ketua RT 1 Dusun 4 Kampung Gunungbatin, Sayuti mengaku bahwa warganya kesulitan mencari akses jalan akibat tertutupnya jalan utama di kampung mereka.“Enggak bisa jalan ke mana-mana kami ini, jalau mau jual hasil panen atau tani susah, mau sekolah saja susah karena jalanya kami ditutup tol,” ujarnya.Sayuti menyatakan bahwa warga pernah mengajukan keberatan kepada PT Waskita Karya selaku pelaksana pembangunan JTTS.“Kami sudah pernah demo ke pihak PT Waskita, tapi enggak digubris dengan alasan sudah adanya ganti rugi. Tapi seharunya yang tertutup tol ini jangan jalan utama kami, itu kan fasilitas umum,” tandasnya. (rilis.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *