Satu Tahun Suami Tak Pulang Istri Hamtam Adik Ipar Dengan Palu - Sinarlampung.com

Satu Tahun Suami Tak Pulang Istri Hamtam Adik Ipar Dengan Palu

Spread the love

Bandar Lampung (SL)-Kesal lebih satu tahun sang suami tak kunjung pulang, istri satroni adik ipar Juwita (28), warga Perumdam 3, Sukarame, Bandar Lampung, dan pukul kepala korban dengan palu, Selasa (19/11/2019). Korban roboh bersimbah darah teriak minta tolong warga. Pelaku kabur dan sempat bawa kabur HP, uang korban.

Juwita 28, bersimbah darah dibagian kepala daan wajah aakibat di pukul dengan palu oleh kakak iparnya.

Kurang dari 24 jam, Tim Khusus Anti Bandit 308 Polresta Bandarlampung, berhasil meringkus Suciati (31), warga Bukit kemuning, Kabupaten Lampung Utara, yang tinggal di rumah kontrakannya, di Kawasan Kepala Tiga Permai, Kecamatan Tanjung Karang Barat Bandar Lampung, Rabu dini hari (20/11/2019). Tanpa perlawanan berarti, tersangka kemudian digelandang ke Polresta Bandar Lampung.

Pelaku dijerat kasus pencurian dengan kekerasan, terhadap adik iparnya, Juwita (28), warga Perumdam 3, Sukarame Bandar Lampung. Kepada polisi, tersangka berdalih nekad melakukan aksi pencurian dengan kekerasan terhadap korban, lantaran kesal dengan sikap sang suami yang jarang pulang kerumah.

Bahkan tersangka mengaku, sejak setahun terakhir tidak pernah menerima nafkah dari kakak korban yang merupakan suami pelaku. Peristiwa bermula, saat pelaku mendatangi kediaman korban dengan dalih mencari suaminya bernama Suldan (42), pada Selasa siang kemarin (19/11/2019).

Saat itu, pelaku dan korban sempat terlibat cekcok mulut, hingga berujung penganiayaan. Pelaku yang sudah gelap mata, memukul bagian kepala dan wajah korban mengunakan sebuah palu, yang sudah dipersiapkan pelaku dari rumahnya. Korban sempat berupaya melakukan perlawanan, dengan berteriak meminta pertolongan warga. Dan pelaku berhasil melarikan diri dengan membawa kabur Telpon genggam serta sejumlah uang milik korban.

Korban kemudian ditemukan warga dengan kondisi bagian kepala dan wajah berlumuran darah, akibat dipukul menggunakan palu oleh pelaku. Polisi yang mendapat laporan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara,serta meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian.

Selain berhasil meringkus tersangka, polisi juga turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa palu yang digunakan tersangka untuk menganiaya korban. Serta telpon genggam dan sisa uang milik korban yang dicuri oleh tersangka.

Atas perbuatannya itu, tersangka kini masih menjalani pemeriksaan di ruang Satreskrim Polresta Bandarlampung Polisi menjerat tersangka dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan,serta terancam hukuman selama 7 tahun kurungan penjara. (red)

Tinggalkan Balasan