Residivis Kepemilikan Senpi Rakitan Beraksi Lakukan Curanmor - Sinarlampung.com

Residivis Kepemilikan Senpi Rakitan Beraksi Lakukan Curanmor

Spread the love

Lampung Utara (SL)-Kepolisian Sektor (Polsek) Abung Selatan, Lampung Utara, mengamankan Sahril, (28), warga Desa Cabang Abungraya, Kecamatan Abung Selatan, Lampung Utara, Sabtu, (19/10/2019), siang, sekitar pukul 13.30 WIB, dengan sangkaan melakukan aksi tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

Pelaku diduga kuat melancarkan aksi curat di kediaman korban Jumri, (38), warga Desa Gilihsukanegri, Kecamatan Abung Selatan, pada Rabu, (11/9/2019), dinihari, sekitar pukul 03.30 WIB. “Modus operandi yang dilancarkan pelaku saat berhasil masuk ke dalam rumah korban dengan cara mendongkel pintu belakang rumah korban dengan menggunakan sebilah golok,” terang Kapolsek Abung Selatan, AKP. Sukimanto, MM., mewakili Kapolres Lampung Utara, Minggu, (20/10/2019).

Disampaikannya, setelah pintu belakang rumah korban berhasil terbuka, pelaku masuk ke dalam rumah dan membawa kabur satu unit sepeda motor Yamaha Vega R, dengan nomor lolisi BE 6967 JN, warna hitam, keluaran tahun 2007.

“Kendaraan roda dua milik korban yang diambil pelaku saat itu berada di ruang tengah kediaman korban. Selain itu, pelaku juga membawa kabur lima kilogram beras yang tersimpan dalam kamar korban,” terang Sukimanto, kepada sinarlampung.com, seraya menyampaikan barang bukti yang turut diamankan, berupa satu unit sepeda motor Yamaha Vega R, milik korban, serta sebilah golok beserta sarungnya.

Dijelaskan lebih lanjut, setelah mendapat informasi dan bukti permulaan yang cukup kuat, personel Polsek Abung Selatan yang dipimpin KSPK III Polsek Abung Selatan Aiptu. Sugeng Suprapto, langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku yang saat itu sedang berada di jalan umum Desa Gilihsukanegri.

“Saat dilakukan pengembangan penyidikan, pelaku diketahui berstatus seorang residivis dan telah menjalani hukuman selama 30 bulan pada tahun 2018 di Rutan Kotabumi dalam perkara kepemilikan senjata api rakitan. Sebelumnya, dalam catatan kepolisian, pelaku juga telah menjalani hukuman selama 18 bulan pada tahun 2015 dengan perkara pencurian dengan pemberatan,” beber Sukimanto. (ardi)

Tinggalkan Balasan