Rehab SD Negeri Besar Diduga Tidak Sesuai RAB, Kepala Sekolah Berdalih Bantuan Tidak Sesuai – Sinarlampung.com

Rehab SD Negeri Besar Diduga Tidak Sesuai RAB, Kepala Sekolah Berdalih Bantuan Tidak Sesuai

Spread the love

Way Kanan (SL)-Pekerjaan Rehap Bangunan DAK 2019 SDN 1 Negeri Besar Way Kanan diduga tidak sesuai RAB. Kepala Sekolah deralasan bantuanya yang diterima tidak sesuai untuk memenuhi kebutuhan.

kualitas besi

Ketua Kowapi Way Kanan Rahmat mengaku persoalan ini mencuat ketika dirinya bersama awak media Kabupaten Way Kanan lainya melakukan monitoring pembangunan DAK 2019 di SDN1 Negeri Besar, pekan lalu. Mereka melihat pembangunan yang sedang direhap bersumber dana DAK 2019 itu ternyata tidak sesuai.

“Bangunan mengunakan besi ukuran 8 mili yang seharusnya dalam biaya RAB DAK 2019 ini mengunakan besi ukuran 10 mm untuk coran penambahan bata peningkatan ketinggian bangunan yang harus ditambah 75 cm dari ukuran bangunan lama,” kata Rahmat.

Lalu, katanya, Pertama, tidak ada tiang bangunan penyambungan dari yang lama ke yang baru . Kedua, tidak ada besi di setiap sudut tambahan bangunan baru. Kemudian, besi yang dipakai utuk anyaman slup menggunakan 8 mm yang seharusnya 10 -12 mm, terus besi tersebut dianyam membentuk segi tiga, “Seharusnya empat, berikut tiang tebeng layar tidak ada berbentuk coran baik di bangunan rehap kelas dan bangunan Lab,” katanya Minggu (8/9/2019)

Saat ditanyakan ke Kepala Sekolah SMPN I Negeri Besar, Rahmat mengaku oala sekolah menjelaskan bahwa dana DAK yang mereka terima itu hanya mampu membiayai tiga lokal kelas. sementara dilapangan 4 lokal yang harus di rehap dari usulan sekolah sebelumnya.

“Kepsek membenarkan bahwa jenis bangunan dan matrial yang digunakan memang tidak sesuai anggaran belanja yang ada di RAB DAK 2019 yang dipegang mereka dalam ketentuan bantuan dana. Alasan itu karena mereka dapat bantuan rehap 4 lokal tapi danya cuma mampu untuk tiga lokal,”tambah Rahmat.

Tidak hanya itu, Rahmat mengaku bahwa ia juga sempat menyinggung bahwa dalam plang dana bangunan yang dipasang tidak menjelaskan bahwa dana itu hanya untuk tiga lokal seperti yang di keluhkanya itu. dan bagaimana hasil survei konsultan atau tim perumus sebagai dasar biaya pengajuan dana sebelumnya. Lagi-lagi kepsek mengelak

tidak tau. ia hanya mengatakan bahwa ia hanya meminta konsultan menyoasati dana yang ada untuk mencumupi bangunan 4 lokal yang harus dibangunkan tersebut. “Senin saya dan kawan kawan akan di konfirmasi ke dinas terkait benarkah ada kecolongan pengajuan dan pengurangan biaya yang di keluhkan kepsek SDN 1 Negeri Besar tersebut,”pungkasnya. (Indro)

Tinggalkan Balasan