Ratusan Warga Banyumas Kepung Kantor Pengadilan Kota Agung

Spread the love

Sharing is caring!

Pringsewu (SL) – Ratusan warga Pekon Banjarrejo dan Pekon Pemenang Kecamatan Banyumas Kabupaten Pringsewu, mengepung Kantor Pengadilan Kota Agung, mengawal sidang warga mereka (9/10)

Didampingi Lembaga Swadaya Masyarakat, Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM GMBI) dan sejumlah Pengacara, masyarakat hadir dengan menggunakan belasan mobil truk dan puluhan mobil pribadi yang berangkat dari Banjarrejo.

“Kami berangkat dari Banjarrejo pukul 07:30 pagi beriringan menuju Kantor Pengadilan Kotaagung Tanggamus sambil meneriakkan yel yel bentuk dukungan kepada Kepala Pekon dan warga kami yang tadinya sempat di tahan karena memperjuangkan hak hak kami, ” ujar salah satu warga.

Ratusan masyarakat pendemo laki laki maupun perempuan yang di dampingi LSM GMBI terus melangsungkan unjuk rasa saat Pengadilan Kotaagung mengadili Kepala Pekon Banjarrejo Herman dan warganya Sungeb. Warga dan GMBI menilai warga mereka itu tidak bersalah, karena sang penuntut belum memiliki alas hukum kepemilikan lahan, dasar proses peradilan.

Akibat aksi ini, sidang pengadilan akan di tunda hinga 16 Oktober mendatang. Kepala Pekon Banjarrejo Herman dan warga Sungeb yang bebas pada 3 Oktober lalu memperoleh perpanjangan penangguhan penahanan hingga 60 hari kedepan.

Di pasilitasi LSM GMBI, warga setidaknya sudah dua kali unjuk rasa meminta pembebasan Kepala Pekon mereka. Yang pertama ke Polda Lampung 24 September dan ke Pengadilan Negeri Kota Agung, Senin 1 Oktober 2018. Menjemput Sungeb dan Kepala Pekon Banjarrejo dari Rutan Kotaagung 3 Oktober.

Kuasa Hukum Sungeb dan Herman serta Ketua LSM GMBI Lampung Ali Mukhtar Hamas mengatakan, mereka akan terus mengawal proses pengadilan tersebut. Saat unjuk rasa Selasa 9 Oktober kemarin, Anggota GMBI dari Kabupaten lain juga ikut serta.

Amroni Abd Ketua LSM GMBI Distrik Tanggamus saat di wawancarai Ajoi di Lokasi kemarin mengatakan, “saya sangat banga dengan warga Pekon Banjarejo dan warga Pemenang yang antusias dan solid mendukung Kepala Pekon dan warga mereka yang lagi tersandung masalah. Kami LSM GMBI akan mengawal sampai peradilan ini selesai,” ucapnya.(wsn/Ajoi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *