Raih Lebih dari 30 Penghargaan, Realisasi APBD Kabupaten Way Kanan 2018 Capai 95,90% - Sinarlampung.com

Raih Lebih dari 30 Penghargaan, Realisasi APBD Kabupaten Way Kanan 2018 Capai 95,90%

Spread the love

Sharing is caring!

Waykanan. (SL)-Realisasi keuangan APBD 2018 Kabupaten Way Kanan, terealisasi 95,90%, dengan total anggaran Rp1,384, 9 miliar lebih, dari proyeksi pendapatan tahun 2018 sebesar Rp1,444,8 miliar, dengan penyerapan realisai kinerja (fisik) SKPD rata-rata tercapai 99,07% dan realisasai keuangan rata-rata 96,35%. Hal ini menunjukkan kinerja SKPD semakin baik dan penggunaan anggaran semakin efisien.

Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya sampaikan LKPJ 2018

Hal itu disampaikan Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya, dalam Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2018, dalam paripurna DPRD Way Kanan, 15 April 2019. “Dalam pengelolaan keuangan daerah, kita mengacu pada prinsip-prinsip tata kelola melalui pendekatan Money Follow Program Prioritas. Sedangkan untuk peningkatan pendapatan daerah dilakukan dengan terus menggali PAD dan sumber pembiayaan lain yang sah,” kata Raden Adipati.

Sedangkan untuk mendorong pencapaian program program prioritas daerah yang sepenuhnya tidak terjangkau oleh anggaran, pihaknya berupaya meningkatkan sinergitas pembiayaan baik dari APBN, APBD Provinsi dan APBD Kabupaten. Dengan kinerja Keuangan Tahun 2018 sebagai berikut :

Proyeksi pendapatan tahun 2018 sebesar Rp.1.444.144.812.932,85,- terealisasi Rp. 1.384.923.057.300,60 atau (95,90%), dengan rincian Pendapatan Asli Daerah terealisasi Rp. 56.764.985.088,24 atau sebesar (88,43%); Dana Perimbangan terealisasi Rp. 1.023.173.721.974,00 atau sebesar (98,73%), dan lain-Lain Pendapatan Daerah yang sah terealisasi Rp. 304.984.350.238,36 atau sebesar (88,76%).

Lalu Belanja daerah dari target Rp. 1.568.329.855.117,00 terealisasi Rp.1.500.167.566.791,00 atau (95,65%), dengan rincian : Belanja Tidak Langsung terealisasi Rp. 712.119.063.007,00 atau (95,92%), Belanja Langsung terealisasi Rp. 788.048.503.784,00 atau (95,42 %). Dengan penerimaan pembiayaan yang ditargetkan sebesar Rp. 125.185.042.184,15 terealisasi Rp. 124.348.552.184,15 atau (99,33,%).

Kemudian pengeluaran pembiayaan ditargetkan sebesar Rp.1.000.000.000 terealisasi 100 %. dengan sisa Lebih Pembiayaan Rp. 8.104.042.693,75, dengan realisai kinerja (fisik) SKPD rata-rata tercapai 99,07% dan realisasai keuangan rata-rata 96,35%. Hal ini menunjukkan kinerja SKPD semakin baik dan penggunaan anggaran semakin efisien.

Dalam pencapaian makro penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Way Kanan Tahun 2018, adalah penduduk Kabupaten Way Kanan tahun 2018 diperkirakan meningkat menjadi 446.113 Jiwa (atau 0,95%) bertambah 4.191 Jiwa dari tahun 2017 sebesar 441.922 Jiwa, denngan  IPM diperkirakan meningkat dari 65,97 tahun 2017 menjadi 66,40 tahun 2018; Angka Harapan Hidup dari 68,74 pada tahun 2017 dan diperkirakan menjadi 68,90 Tahun 2018.

Lalu harapan Lama Sekolah dari 12,32 Tahun 2017 diperkirakan naik menjadi 12,61 Tahun, rata-rata lama Sekolah tahun 2017 sebesar 7,34 tahun maka Tahun 2018 diperkirakan naik menjadi 7,4 tahun, meskipun pertumbuhan ekonomi terjadi fluktuasi, tetapi tetap tumbuh diatas 5%, dan diperkirakan tahun 2018 tumbuh 5,17 %, dengan laju inflasi 2018 diperkirakan 3,0%.

Produk Domestik Regional Bruto atas dasar harga berlaku dari Rp12,106, 7 triliuan tahun 2017 diperkirakan naik diatas Rp13 triliuan, dengan kondisi penduduk miskin menurun dari 14,06% tahun 2017 menjadi 13,52% ditahun 2018. “Laporan Keterangan Pertanggung-jawaban (LKPJ) ini adalah manifestasi dari upaya kita untuk menyelenggarakan pemerintahan yang baik, yaitu melaksanakan perintah Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014, dan seterusnya,” kata Bupati.

Secara substansi, LKPJ Tahun 2018 adalah hasil evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah Kabupaten Way Kanan selama 1 (satu) tahun anggaran, berdasarkan pencapaian target RKPD Tahun 2018 merupakan penjabaran RPJMD Tahun 2016-2021. Sesuai peraturan tersebut, Kepala Daerah berkewajiban menyampaikan LKPJ kepada DPRD paling lambat 3 (tiga) bulan setelah tahun anggaran berakhir, yang memuat arah kebijakan umum, dan pengelolaan keuangan daerah secara makro, pendapatan, dan belanja daerah, Penyelenggaraan urusan pemerintah daerah, Penyelenggaraan tugas pembantuan; serta Penyelenggaraan tugas umum pemerintahan.

“RKPD 2018 memberikan arahan pada kita untuk meningkatkan pelayanan masyarakat, dengan penyelenggaraan pemerintahan yang baik, mempercepat konektifitas, menyediakan sarana dan prasarana wilayah, perbaikan kualitas SDM dan pengembangan unggulan daerah, serta kondisi lingkungan aman,” katanya.

Dari proses pembangunan tersebut telah terjadi peubahan-perubahan kearah yang positif, baik dibidang pemerintahan, infrastrukur, SDM, perekonomian dan juga keamanan lingkungan. Dibidang pemerintahan antara lain telah dikembangkan sistem dan prosedur kerja yang semakin baik, penataan SDM aparatur, penilaian kinerja pegawai yang terukur, dengan mengadopsi sistem yang dikembangkan oleh KPK RI.

Dibidang infrastruktur secara pelan tapi pasti kita berupaya memenuhi harapan masyarakat, dengan membangun jalan jalan poros trategis, pembangunan rumah sakit baru, dan saat ini telah terealisasi keinginan kita untuk dapat menikmati Bandara Gatot Subroto di Kabupaten Way Kanan.

Dibidang SDM dan pelayanan sosial kita terus melakukan pembinaan sekolah-sekolah negeri, sekolah swasta, peningkatan pelayanan puskesmas, pelayanan bagi para disabel, menyediakan BOSDA, JKN, PKH, Bedah Rumah dll, dengan sasaran mengurangi angka putus sekolah, angka kesakitan dan pengentasan kemiskinan.

Selanjutnya dalam rangka meningkatkan pendapatan masyarakat kita membangun perekonomian rakyat berbasis pertanian melalui pembinaan terhadap kelompok tani, peternakan, perikanan, serta membentuk UPJA disetiap Kecamatan. Pengembangan sektor pertanian juga diarahkan pada pada pembinaan sektor hilir yakni pengolahan hasil pertanian guna memperoleh nilai tambah.

Saat ini mulai tumbuh UMKM yang bergerak di bidang mengolah hasil pertanian, antara lain kopi, rempah rempah, industri rumah tangga lain dan bahkan pariwisata.

Selanjutnya dari sisi kamtib, berdasarkan pengalaman menyelenggarakan event event nasional maupun daerah, diantaranya pemilu. Way Kanan dapat melaksanakan dengan relatif aman dan lancar. Kedewasaan berdemokrasi terjaga dengan baik melalui pendekatan preventif dan soliditas koordinasi pihak pihak berwenang. Masih adanya tindak kiriminalitas yang terjadi telah dilakukan melalui patroli bersama.

“Kedepan ditekankan pada upaya revitalisasi Babinkamtibmas, Babinsa, meningkatkan siskamling dan razia-razia berkala. Sampai saat ini tidak kurang dari 30 penghargaan sebagai apresiasi pemerintah Pusat dan Provinsi terhadap kinerja kita. Tetapi hal itu tidak membuat kita puas, karena kepuasan bagi kita adalah bila masyarakat puas dengan kinerja kita,” kata Raden Adipati. (Indro/Sam’un)

Tinggalkan Balasan