Proyek Pengadaan Lahan Sekolah Disdik Banten Bermasalah, Jelang Ulangan SMA Negeri 2 Leuwidamar Disegel Pemilik - Sinarlampung.com

Proyek Pengadaan Lahan Sekolah Disdik Banten Bermasalah, Jelang Ulangan SMA Negeri 2 Leuwidamar Disegel Pemilik

Spread the love

Banten (SL)-Dunia pendidikan di Propinsi Banten kembali diramaikan dengan adanya penyegelan sekolah. Pemilik lahan menyegel SMA Negeri 2 Lewidamar. Padahal sebentar lagi masa ujian akhir semeater (UAS) akan berlangsung.

Akibat penyegelan beberapa ruangan yang akhirnya tidak bisa digunakan untuk kegiatan belajar dan mengajar. Padahal, Gubernur Banten saat menjadikan pendidikan sebagai salah satu program utama. Dan itu ternoda dengan adanya penyegelan di SMAN 2 Leuwidamar.

Ketua LSM Maha Bidik Ojat Sudrajat mengatakan penyegelan ini diduga disebabkan adanya lahan yang belum dilunasi. “Ini ada kaitannya dengan pengadaan lahan tahun anggaran 2018 yang masalah FS nya sudah dalam proses penyidikan Kejaksaan Tinggi Banten Pada tahun anggaran 2018. Berdasarkan dokumen yang saya miliki ada kegiatan perluasan laham SMA 2 Leuwidamar,” kata Ojad kepada sinarlampung.com

Menurut Ojat Sudrajat ada spekulasi membeli lahan, dengan target cari keuntungan. “saya menduga ada pihak yang berspekulasi dengan cara membeli terlebih dahulu lahan tersebut dengan harapan jika dijual dalam kegiatan pengadaan lahan akan mendapatkan keuntungan lebih besar,” katanya.

Indikasinya, ada penggunaan dana yang bersumber dari kegiatan disekolah yang digunakan untuk melakukan pembayaran kepada pemilik lahan, saudara H. Ismail. “Bahkan berdasarkan rilis yang pernah beredar beberapa bulan yang lalu ketika ada gabungan LSM berdemo di KP3B,” kata Ojad.

Ojat Sudrajat berharap masalah ini segera diselesaikan jangan sampai anak didik yang jadi korban. “Dan pak Marjono Selaku Kepala sekolah juga harus terbuka kepada publik agar publik juga bisa mengetahui masalah sebenarnya,” tegas Ojat sudrajat. (Suryadi)

Tinggalkan Balasan