Proyek Jalan Adiluwih Makan Korban, Pengguna Jalan Tersiram Aspal? - Sinarlampung.com

Proyek Jalan Adiluwih Makan Korban, Pengguna Jalan Tersiram Aspal?

Spread the love

Pringsewu (SL)-Pengguna jalan Suladi (45), warga Kalirejo, menjadi korban aspal panas saat melintas Proyek Latasir Jalan Pasar Adiluwih perbatasan Lampung Tengah-Pringsewu, Dinas PU Pringsewu. Hingga kini Suladi masih dirawat di RS. Kartini, Kalirejo, dengan kondisi wajahnya terkelupas, bibirnya bengkak, dan luka bakar dadanya akibat aspal panas.

Jamal, anak menantu korban mengatakan bapak mertuanya tersebut sekujur wajah dan tubuhnya bagian dada terkena siram aspal panas. Akibat kelalaian pekerja proyek dinas PU Kabupaten Pringsewu. “Iya mas,bapak mertua saya tersiram aspal panas proyek jalan di Adiluwih, yang dikerjakan Dinas PU Pringsewu,” katanya.

“Kejadian jam 9.30 wib (19/10/19) Sabtu pagi, saat ingin jemput adik yang sekolah. Saat itu, ditengah perjalanan ada pekerja proyek yang sedang mengerjakan jalan, sedang menyiram aspal, disitulah mertua saya tersiram aspal panas, lalu bapak dibawa kerumah sakit kartini kalirejo,” kata Jamal.

Sementara, Suladi menyatakan bahwa di lokasi proyek jalan yang sedang dikerjakan itu tidak ada rambu-rambu atau himbawan pemberitahuan, atau aba-aba agar masyarakat pengguna jalan yang melintas tahu sedang ada pengaspalan dijalan itu. “Bukan aku saja yang melintas di jalan itu mas,  banyak yang lewat dan melintas pengguna sepeda motor pada saat proyek jalan itu dikerjakan,” katanya.

Namun naas, saat Suladi melintas ternyata aspal panas yang berasap tebal, terhambur hingga meyirami wajah dan tubuh, hingga dadanya. Suladi kini terbaring di RS Kartini, Kalirejo, (21/10/19). Perusahaan yang mengerjakan Proyek Latasir Jalan Pasar Adiluwih teatnya perbatasan Lampung Tengah-Pringsewu, dikerjakan CV Bejamou dengan pagu Rp500 juta, Hps.pp.498.333.882,-.

Hingga kini pihak CV Bejamou belum bisa di konfirmasi. Sementara Dinas PUPR Kabupaten Pringsewu, Fahmi selaku PPK proyek tersebut. “Nanti saya kroscek dulu dilapangan, terkait kejadian pengguna jalan yang tersiram aspal panas itu,” katanya. (trid/red)

Tinggalkan Balasan