Polres Tanggamus Kirim Tim Gabungan Bantu Tanggulangi Banjir Bandang Pekon Umbar

Spread the love

Sharing is caring!

Tanggamus (SL)-Polres Tanggamus diterjunkan Tim guna membantu korban terdampak bencana banjir bandang di Pekon Umbar Kecamatan Kelumbayan Kabupaten Tanggamus. Apel keberangkatan dipimpin  Kabag Ops Kompol Bunyamin, mewakili Kapolres AKBP I Made Rasma, di lapangan Mapolres Tanggamus, Jumat (9/11/18) pagi.

Dalam arahannya Kabag Ops meminta kepada personil gabungan untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya guna membantu korban terdampak bencana banjir bandang tersebut kemudian dilanjutkan doa sebelum pelaksanaan tugas. “Polres Tanggamus menerjunkan 50 personil gabungan meliputi Sat Sabhara, Intelkam, Lantas, Urusan Kesehatan dan Anggota Polsek Rayon C, untuk membantu korban banjir,” kata Bunyamin,

Menurut Kabag Ops, selain anggota gabungan tersebut sejumlah perwira turut dalam dalam tim yaitu Kasat Sabhara AKP Rohmadi dan Kasat Intelkam AKP Samsuri dan Ipda Sukarjo.

Ditambahkan Kabag Ops, Polres Tanggamus juga telah menunjuk personil kontijensi di wilayah lain terdampak maupun rawan bencana. “Anggota lain telah di sprinkan untuk wilayah rawan longsor Pekon Batu Kramat dan Pekon Tanjung Jati Kota Agung Timur serta wilayah hukum Polsek Wonosobo rawan banjir,” tandasnya.

Untuk diketahui, akibat bencana banjir bandang disebabkan luapan Sungai Umbar Liuk dan Umbar di Pekon setempat pada Kamis tanggal 8 Nopember 2018 sekira jam 01.00 Wib mengakibatkan belasan rumah terbawa arus dan puluhan rumah rusak dan tergenang.

Kapolsek Limau Iptu Rukmanizar mengatakan terdampak banjir di Dusun Lebuk Kejung 14 rumah hanyut terbawa arus dan 17 rumah rusak parah. Di Dusun Tanjung Iman 3 rumah hanyut terbawa arus dan 18 rumah rusak berat dan di Dusun Induk 5 rumah hanyut terbawa arus serta 80 rumah rusak.

“Selain rumah, akibat banjir mengakibatkan seorang warga Bik Acik (80) terseret arus dan meninggal dunia, namun jenazah korban telah berhasil dievakuasi dan telah dimakamkan dipemakaman umum Pekon setempat. Serta ada juga jembatan gantung yang baru dibangun hanyut terbawa arus,” kata Iptu Rukmanizar melalui Whatsapp, Jumat (9/11) pagi. (wsn/Nn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *