Polda Lampung Tahan Tiga Bintara Kasus "Penembakan" Mahasiswa UBL - Sinarlampung.com

Polda Lampung Tahan Tiga Bintara Kasus “Penembakan” Mahasiswa UBL

Spread the love

Bandar Lampung (SL)-Polda Lampung menetapkan tiga oknum anggota Polisi sebagai tersangka dalam kasus peluru nyasar dan mengenai mahasiswa di Kampus UBL, Sabtu 10 Agustus 2019 kemarin. Mereka kini menjadi tahanan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung.

BACA: Peluru Nyasar di Kampus UBL, Mabes Polri Pastikan Proses Pidana Dua Oknum Polisi

Direkturt Reserse Kriminal (Dirreskrimum) Polda Lampung Kombes Pol M. Barly Ramadhani mengatakan, ketiga oknum polisi yang ditahan tersebut yakni pemilik senpi Aipda DI, Bripka DS (Duansyah) peminjam senpi, dan Brigadir PJ (Pastiko Jayadi) yang hendak memperbaiki senpi. Korban bernama Rahmad Heriyanto. “Kepada ketiganya saat ini sedang dilakukan pemeriksaan di Propam Polda Lampung. Pemeriksaan dilakukan terkait kelalaian ketiganya,” kata Barly.

Menurut Barly, dari pengakuan para oknum polisi itu, senpi tersebut milik Aipda DI yang dalam keadaan rusak. Bripka DS dan Brigadir PJ adalah anggota KP3 Bakauheni. “Keterangan dari ketiga orang ini senpi itu selama dua minggu diperbaiki dan dipegang oleh Bripka DS. Lalu kembali diperbaiki oleh Brigadir PJ. Dan, Sabtu (10/8) kemarin, senpi yang diperbaiki PJ itu meledak di parkiran kampus UBL. Hal ini tentunya bukan disengaja ditembakkan. Namun, dikarenakan kelalaian dari mereka,” jelasnya.

Saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman mengenai kepemilikan senpi itu. “Saat ini memang ketiganya sudah kita tahan beserta Aipda DI karena ia yang mempunyai senpi itu. Ketiganya ditahan, Terhitung sejak MInggu 11 Agustus 2019, dan untuk dilakukan pengembangan,” kata Barly. (rdr/red)

Tinggalkan Balasan