Polairud Polda Lampung Dan SMSI Akan Tanam Trumbu Karang di Pulau Sebesi – Sinarlampung.com

Polairud Polda Lampung Dan SMSI Akan Tanam Trumbu Karang di Pulau Sebesi

Spread the love

Bandar Lampung (SL)-Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Lampung, bersama Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Lampung, dan Komunitas Olahraga Selam, akan melakukan kegiatan sosial bersama penanaman terumbu karang di Pulau Sebesi, Lampung Selatan.

Ketua SMSI Lampung, Donny Irawan, mengatakan Ditpolairud bersama SMSI akan ikut dalam pelestarian terumbu karang laut Lampung. Dan SMSI mendukung kepedulian Ditpolairud Lampung dalam menjaga kelestarian dan keindahan laut Lampung ini.

“Kita apresiasi dan kita sangat mendukung kepedulian Ditpolairud dalam menjaga kelestarian dan keindahan laut Lampung dan saya ucapkan terima kasih kepada Ditpolairud Polda Lampung yang melibatkan SMSI Lampung didalam kegiatan pelestarian terumbu karang, kita juga peduli dengan kelangsungan hidup ekosistem laut di Provinsi Lampung,” ujar Donny Irawan.

Menurut Doni, pengurus dan anggota SMSI yang bersedia ikut dalam kegiatan tersebut sedang dalam proses pendataan. “Sudah kita tindaklanjuti undangan Direktur Polairud dan banyak pengurus dan anggota SMSI yang menyatakan siap hadir bersama tim Ditpolairud dan komunitas olahraga selam Lampung,”  ungkapnya.

Sebelumya, Direktorat Polisi Air dan Udara Polda Lampung (Ditpolairud) mengajak para pemilik media siber yang tergabung dalam Serikat Media Siber Indonesia Indonesia (SMSI) Lampung dalam kegiatan penanaman terumbu karang di pulau Sebesi, Lampung Selatan.

Kegiatan itu merupakan inisiasi Direktur Polairud Kombes Usman Heru Purwono atas kepedulian ekosistem bawah bawah laut Lampung yang sudah amat memprihatinkan. Dalam sebuah pertemuan dengan SMSI Lampung, Senin (09/09/2019), lalu Kombes Pol Usman Heru Purwono, menyatakan laut Lampung memiliki potensi wisata bahari dan terumbu karang.

“Namun banyak yang hancur akibat bom ikan. Lampung memiliki 111 pulau dengan potensi wisata dan kaya akan terumbu karang, meski banyak yang hancur. Kegiatan sosial rencananya akan melibatkan Ditpolairud, SMSI dan komunitas olahraga selam Lampung pada tanggal 12 September 2019,” kata Usman. (red)

Tinggalkan Balasan