Pledoi Ditolak, Dua Terdakwa Kasus Penganiayaan Suami Jaksa Kembali Telan Pil Pahit

Spread the love

Sharing is caring!

Medan (SL) – Habibulloh S Harahap alias Habib (45) dan istrinya Anita Triana S.Pd (45) seorang Guru Bahasa Inggris di SMAN 2 Binjai warga Jalan SM Raja IX Gang Bilal Nomor 20 Lk I Kelurahan Nangka Kecamatan Binjai Utara terdakwa kasus penganiayaan suami dan anak Jaksa yang sempat Viral Media Sosial (Medsos) di Jalan Nibung Raya Medan Petisah kembali harus menelan pil pahit.

Pasalnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) Chandra Naibaho dengan tegas menolak semua isi pledoi (nota pembelaan ) terdakwa dan tetap dalam tuntutannya yang meminta masing – masing terdakwa agar tetap dihukum 2 tahun dan 1 tahun 6 bulan penjara.

Jaksa Penuntut Umum (JPU)Chandra Naibaho dari Kejari Medan dalam repliknya atas nota pembelaan terdakwa pada sidang sebelumnya meminta terdakwa dibebaskan dari segala dakwaan dan tuntutan, mengacu kepada pasal 49 ayat 2 KUHPidana tentang perbuatan membela diri namun tidak dapat diterima.

Menurut JPU, apa yang dituangkan terdakwa dalam pledoinya sama sekali tidak berdasar, kabur dan jauh dari fakta persidangan. Sehingga majelis hakim diketuai Deson Togatorop yang menyidangkan perkara ini diminta agar menghukum terdakwa Chabibulloh Harahap 2 tahun penjara dan Anita Triana 1 tahun 6 bulan penjara,sesuai tuntutan sebelumnya.

Menurut JPU, apa yang diuangkapkan dalam nota tuntutannya telah sesuai fakta persidangan. “Apa yang saya ungkapkan dalam nota tuntutan sebelumnya telah memenuhi unsur dan fakta hukum sesuai persidangan, berdasarkan keterangan para saksi maupun alat bukti.

Disebutkannya oleh karena itu JPU  meminta hakim yang menyidangkan dan mengadili perkara ini agar tetap menjatuhkan hukuman kepada kedua terdakwa, sesuai tuntutan semula. “Menyatakan perbuatan terdakwa telah sesuai dengan apa yang didakwakan dan dituntut JPU. Menolak segala keberatan dan pledoi terdakwa,meminta kepada majelis hakim agar mengabulkan tuntutan JPU dan menjatuhkan hukuman kepada  kedua terdakwa,” pinta JPU.

Dalam surat dakwaan disebutkan kedua terdakwa melakukan penganiayaan kepada korban Amister Sirait dan putrinya Bunga di Jalan Nibung Raya pada bulan Juni 2018 lalu, perbuatan terdakwa diancam dalam pasal 370 dan pasal 351 ayat 1 KUHPidana.(topkota)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *