Peras Pengusaha Bolu Home Industri, Tiga Wartawan di Ciamis Lebaran di Penjara - Sinarlampung.com

Peras Pengusaha Bolu Home Industri, Tiga Wartawan di Ciamis Lebaran di Penjara

Spread the love

Ciamis (SL)-Tiga oknum wartawan dan tiga rekannya harus berlebaran di sel tahanan. Pasalnya mereka diringkus Tim Satreskim Polres Ciamis karena terlibat kasus melakukan pemerasan, terhadap pengusaha home industri UMKM, di Dusun Selaawi, Desa Imbanagara, Kecamatan/Kabupaten Ciamis, Minggu (3/6/2019).

Informasi di Polres Ciamis menyebutkan,  kasus itu bermula keenam pelaku termasuk tiga oknum wartawan itus mendatangi korban yang dikenal sebagai pengusaha bolu di Desa Imbanagara, Kecamatan Ciamis,  Kabupaten Ciamis. Para tersangka mengancam akan memberitakan korban karena memakai gas 3 kg yang tidak boleh dipakai oleh para pelaku UMKM.

“Modusnya tersangka mendatangi pelaku UMKM menanyakan terkait usaha yang dilakukan, setelah itu mencari-cari kesalahan dan mengancam akan diberitakan,” kata Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso dalam, Konferensi Pers Senin siang (03/06/2019).

Menurut Bismo, para tersangka mengetahui korban menggunakan gas elpiji 3 Kg yang tidak boleh dipakai oleh pengusaha. Para tersangka kemudian mendatangi korban dan mengancam akan memberitakan pelanggaran yang dilakukan oleh korban.

Sebelum diringkus, kata Bismo, para tersangka sudah diberi uang oleh pengusaha Bolu sebesar Rp2,5 juta. Namun, tiga hari kemudian mereka kembali lagi dan meminta uang dengan alasan masih kurang untuk disetorkan kepada pimpinannya. “Mereka sudah diberi uang tiga hari sebelumnya, namun memaksa lagi meminta uang dengan berbagai alasan,” ujar Bismo .

Karena jengkel diancam dan terus didatangi oleh para tersangka yang meminta tambahan uang, korban dibantu warga setempat membawa keenam tersangka ke Polsek Ciamis. Dari Polsek, tersangka diamankan di Polres Ciamis, karena warga mulai emosi dan ingin menghakimi para tersangka.

Dalam kasus pemerasan oleh oknum wartawan di Ciamis ini, tersangka diancam dengan pasal 369 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. “Untuk barang bukti yang kami amankan ID Card wartawan , uang dan handphone,” pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan