Perampokan Ulu Belu, Supriyadi Luka Lima Tembakan Uang Rp480 Juta dan dan Emas120 Gram Raib - Sinarlampung.com

Perampokan Ulu Belu, Supriyadi Luka Lima Tembakan Uang Rp480 Juta dan dan Emas120 Gram Raib

Spread the love

Bandar Lampung (SL)-Supriyadi (57), korban komplotan rampok sadis bersenjata api di rumahnya Pekon Sinar Banten, Kecamatan Ulu Belu, Tanggamus, Lampung, Sabtu (10/8/2019) dini hari masih dirawat insentif. Supriyadi menjalani operasi syaraf akibat luka bacokan di kepala, dan lima luka tembak di kaki. Komplotan pelaku membawa kabur uang Rp480 juta, dan perhiasan emas 120 gram.

“Iya pak, ini kami sedang mendampingi korban Pak Supriyadi. Itu paman kami. Baru selesai operasi syaraf di kepala karena luka bacokan. Dan luka lima tembakan di kaki. Uang yang hilang Rp480 juta, dan perhiasan emas sekitar 120 gram,” kata Mad, kerabat korban.

Pihak keluarga, minta aparat kepolisian bisa cepat menangkap para pelaku. “Kami berharap para pelaku cepat tertangkap. Dan kami berharap uang dan perhiasan bisa ditemukan kembali. Karena itu jerih payah bertani,” katanya.

Sebelumnya tim Polres Tanggamus masih memburu kawanan pelaku diperkirakan berjumlah enam orang. Tim Inavis Polres Tanggamus, di pimpin Kasat Reskrim AKP Edi Qorinas, melakukan olah tempat kejadian perkara, selain meminta keterangan saksi dan korban, yang dilarikan ke RSAM Bandar Lampung. “Kita sudah melakukan olah TKP dengan menerjunkan Inafis. Keterangan saksi termasuk korban. Kita sedang buru komplotan yang diperkirakan enam orang. Mohon doanya agar cepat terungkap,” kata Edi Qorinas.

Informasi di lokasi kejadian menyebutkan komplotan bekerja dengan berbagi tugas dari mengawasi lokasi, hingga melakukan perampokan. Para pelaku masuk rumah dengan merusak dan mendobrak pintu belakang  rumah korban. Sekitar empat orang bersenjata api dan senjata tajam masuk, dan mendobrak lagi pintu kamar korban.

Pelaku memaksa minta tunjukkan harta benda korban. Pelaku memaksa dengan menembak kaki korban dan membacok kepala korban. Informasi korban pelaku menggunakan senjata api rakitan dan senjata api jenis golok. Kemudian pelaku membuka paksa lemari dan mengambil uang yang taksirannya Rp400 juta (Rp480 Juta), dan berbagai jenis perhiasan seperti gelang, kalung, cincin emas yang beratnya sekitar 110 gram (120 gram).

Kepala Pekon Sinar Banten Rusdianto mengatakan, para pelaku juga melukai adik korban yakni Ari Ritasari yang berusaha menolong korban. Akibat peristiwa itu, korban Supardi dirawat RSUD Abdul Moeloek, Bandar Lampung. (Ahmad)

Tinggalkan Balasan