“Penulis Yang Terpenjara’

Spread the love

Sharing is caring!

Oleh : Cahyo Gumilar
Narapidana Politik Zaman Now.

Mungkin saya tidak setenar Bambang Tri yang dengan beraninya menulis buku “Jokowi Undercover” lalu di tangkap polisi dan di penjara. Mungkin saya juga tidak seheboh Jonru Ginting yang dengan lugasnya mengupas semua kebusukan rezim Jokowi. Saya juga bukan sehebat Jasriady atau Sri Rahayu yang dengan mudahnya di sebut kelompok Sarachen.

Tapi percayalah bahwa saya juga muslim yang merasa ikut terpanggil saat melihat kedzaliman rezim Jokowi melindungi si Ahok Sang Penista Agama dan berbuat semena mena kepada ulama. Kriminalisasi dan persekusi yang kerap kali di lakukan sebagai alat untuk melanggengkan kekuasaan Jokowi dengan menangkap para aktivis dakwah di Facebook.

Hal yang saya lakukan pun demikian. Saya menulis sebuah artikel di Facebook ; “Dana Pilpres Habis 9 Triliun Cuma Menghasilkan Seorang Presiden Jokowi Jongos China !!”

Untuk berita selengkapnya beserta foto editan karya saya bisa searching di Google dengan keyword “Cahyo Gumilar”. Jebreeet, Tim Cyber Crime Mabes Polri langsung datang dan mengepung rumah kediaman saya di Pamulang – Tangerang Selatan.

Tanpa babibu saya di gelandang di hadapan anak anak saya pada tengah malam itu (4 Des 17).

Di Rutan Mabes Polri saya bertemu dengan ustadz Amrozi, terpidana 30 tahun penjara dalam perkara Terorisme dan sudah menjalani masa hukuman 16 tahun. Saya juga bertemu ibu Dr. Siri Sundari yang kini juga jadi terpidana pasal Penghinaan Presiden dan Panglima TNI yang baru. Saya juga satu sel dengan Jasriady ketua Sarachen. Ada juga Hasbulloh yang menghina Jokowi. Nasib kami sama tapi saya belum sempat bertemu Jonru yang konon kabarnya ada di lantai satu Tahanan Mabes Polri pada waktu itu.

Dan setelah berkas perkara saya di limpahkan ke Pengadilan dengan Vonis 2 tahun penjara di tambah 2 bulan Subsider, saya di pindahkan. Kini saya mendekam di penjara Rutan Kelas 1 Tangerang.

Salam,

Cahyo Gumilar
(Narapidana Politik Zaman Now)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *