Penanggungjawab Jalan Protokol Lambar Rusak dan Berlubang Dipertanyakan? - Sinarlampung.com

Penanggungjawab Jalan Protokol Lambar Rusak dan Berlubang Dipertanyakan?

Spread the love

Sharing is caring!

Lampung Barat (SL) – Kondisi jalan rusak dan berlubang di wilayah Kabupaten Lampung Barat (Lambar), seakan bukan hal baru bagi warga dan pengguna jalan di kabupaten tersebut pasalnya, terlihat jelas ketika pengendara melewati jalur lintas Liwa-Ranau tepatnya di Jalan Raden Intan Kelurahan Way Mengaku Kecamatan Balikbukit dan merupakan jalan protokol di Lambar, banyak kerusakan pada jalan itu seperti, berlubang dan genangan air seakan menghiasi menghiasi jalur itu.

Salah satu pengguna jalan Mutia ketika dikonfirmasi, Jum’at (25/1/19) mengeluhkan kondisi itu. Menurutnya saat melintas pada jalur itu dirinya merasa terganggu dan tidak nyaman dengan banyaknya lubang dan genangan air pada badan jalan terlebih pada saat hujan turun seluruh badan jalan tertutup oleh genangan air.

genang2
Jalan Protokol Lambar Rusak dan Berlubang, Siapa yang Bertanggung Jawab

“Saya merasa terganggu dengan adanya genangan air beserta lubang yang sewaktu-waktu dapat menyebabkan kecelakaan akibat lubang tidak terlihat jika tergenang air.” Jelasnya.

berharap kepada pemerintah daerah agar dapat berkoordinasi dengan pemerintah provinsi, untuk segera memperbaiki jalan  itu agar pengguna jalan merasa nyaman dan aman dalam berkendara. Hal Senada juga di katakana Marry  warga sekitar pihaknya merasa terganggu pada saat turun hujan karena, jalan mudah tergenang air. “Tidak sampai 5 menit jalan sudah tergenang  kalau hujan hujan turun,” kata dia.

genang3
Jalan Protokol Lambar Rusak dan Berlubang, Siapa yang Bertanggung Jawab

Menurut Marry, kendati telah diperbaiki beberapa waktu yang lalu, tetapi karena pengerjaannya kurangnya maksimal, sehingga menyebabkan jalan yang baru di perbaikan tersebut tetap tergenang jika terjadi hujan, dan menyebabkan lubang-lubang pada jalan yang kian hari kian melebar serta dapat memicu terjadinya Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas). “Pemerintah daerah harus punya inisiatif dana alokasi  untuk pemeliharaan drainase jalan agar jalan tidak berlubang, jangan berpatokan pada dana alokasi yang bersifat jangka panjang, pasalnya kita sudah sering menambal menggunakan semen, akan tetapi itu tidak cukup,” tutupnya. (kejarfakta)

Tinggalkan Balasan