Pemkab Pesibar Bakal Pecat Tenaga Kontrak yang Tidak Sesuai Aturan - Sinarlampung.com

Pemkab Pesibar Bakal Pecat Tenaga Kontrak yang Tidak Sesuai Aturan

Spread the love

Sharing is caring!

Pesisir Barat (SL) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat (Pesibar) akan secara tegas memberhentikan tenaga honorer yang berstatus kontrak daerah yang tidak sesuai aturan.

Asisten III Bidang Administrasi Umum, Husni Aripin, ketika dikonfirmasi diruang kerjanya, Selasa (22/1), mengatakan bahwa pemberhentian tenaga kontrak daerah tersebut dikhususkan kepada honorer yang tidak disiplin, malas, dan membangkang perintah pimpinan. “Pemberhentian ini sudah dilakukan sejak 2018 lalu dan saat ini masih dalam tahap evaluasi daftar tenaga kontrak yang harus diberhentikan, siapapun juga pasti ditindak (diberhentikan-red) kalau tidak disiplin, malas, dan membangkang,” tegas Husni.

Dia menjelaskan, langkah dimaksud dilakukan tentunya sudah diikuti oleh prosedur yang ada seperti, teguran lisan, tertulis, hingga langkah terakhir pemberhentian. “Jangankan tenaga kontrak daerah, seorang yang sudah berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), jika memang bersikap demikian dipastikan akan diproses,” ucap Husni. “Berbeda halnya terhadap tenaga kontrak yang tersandung permasalahan hukum, seperti terlibat dalam peredaran narkoba, pencurian, dan tindakan kriminal lainnya. Maka akan langsung diberhentikan saat itu juga,” tambahnya.

Menurut Husni, langkah yang diambil tersebut bukan merupakan upaya Pemkab Pesibar melakukan pengurangan terhadap jumlah tenaga kontrak. “Bukan pengurangan, tetapi memang pemberhentian itu perlu dilakukan jika tenaga kontraknya banyak tingkah negatif,” paparnya.

Karenanya, Bupati Pesibar secara tegas memperingatkan terhadap seluruh tenaga kontrak dan PNS di Pesibar untuk bisa menjalankan tugas-tugasnya dengan sebaik dan semaksimal mungkin, sesuai dengan yang telah diamanatkan. “Bupati meminta agar seluruh tenaga honorer dan PNS yang ada untuk bekerja maksimal,” pungkasnya. (jpnews)

Tinggalkan Balasan