Pelatikan Arinal-Nunik Tunggu Jadwal Istana Presiden - Sinarlampung.com

Pelatikan Arinal-Nunik Tunggu Jadwal Istana Presiden

Spread the love

Bandar Lampung (SL)-Pelantikan Gubernur Lampung terpilih Arinal Djunaidi dan Wakil Gubernur Terpilih Chusnunia Chalim, masih menunggu kepastian jadwal Presiden Jokowidodo, dan surat resmi dari pihak Istana Negara. Hal itu disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo melalui Kapuspen Kemendagri Bahtiar Baharuddin, Rabu (15/5)

Kapuspen Kemendagri Bahtiar

“Kita Kemendagri masih menunggu kepastian Istana Presiden. Termasuk terkait SK dan jadwal kita masih tunggu pihak istana,” kata Bahtiar Baharuddin, kepada sinarlampung.com, Rabu (15/5) malam.

Sebelumnya Pemprov Lampung juga telah melakukan rapat tertutup membahas jadwal pelantikan gubernur terpilih Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim di Ruang Rapat Sekdaprov Lampung, Senin (13/5).

Usai rapat, kepada wartawan Pj Sekprov Lampung Hamartoni Ahadis mengatakan ada dua pilihan jadwal pelantikan pengganti Gubernur Ridho Ficardo dan Wakil Gubernur Bachtiar Basri, yakni pada tanggal 3 Juni 2019 atau setelah lebaran.

Jabatan Gubernur M. Ridho Ficardo dan Wakil Gubernur Bachtiar Basri berakhir tanggal 2 Juni 2019. Seharusnya, pelantikan gubernur baru tanggal 3 Juni 2019. Namun, 30 Mei hingga 10 Juni cuti masal terkait lebaran. Belum adanya kepastian dari istana terkait jadwal pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Arinal Djunaidi-Chusnunia (Nunik) dinilai bakal membingungkan publik Lampung.

Hamartoni mengatakan pihaknya menunggu keputusan pusat. Namun, Pemprov Lampung dan organisasi perangkat daerah (OPD) tetap menyiapkan prosesi sertijab dan seremonialnya. “Kami hanya membahas rencana waktunya saja,” katanya.

Terkait hal itu, Dosen Hukum Tata Negara Universitas Lampung Yusdianto menyatakan Istana Presiden melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) diharapkan segera menyampaikan jadwal pasti pelantikan Arinal-Nunik.

Menurut dia, tidak boleh ada kekosongan jabatan kepala daerah. Karenanya, ia menilai sudah sewajarnya Pemprov Lampung menggelar persiapan rapat pelantikan gubernur dan wakil gubernur terpilih Arinal-Nunik yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, (13/5/2019).

Yusdianto juga berharap, Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo-Bachtiar Basri sebelum pelantikan bertemu dengan Arinal-Nunik selaku gubernur dan wakil gubernur terpilih. ”Keempatnya sebaiknya duduk bersama. Membahas apa saja program yang harus dilanjutkan ke depan. Ini semua demi kebaikan Lampung,” saran Yusdianto.

Senada disampaikan, Budiono, Dosen Hukum Tata Negara Unila. Dia juga menilai sudah sepantasnya Pemprov Lampung mempersiapkan pelantikan Arinal-Nunik lantaran akhir masa jabatan M. Ridho Ficardo-Bachtiar Basri sebentar lagi berakhir.

Dia juga menyarankan, pelantikan Arinal-Nunik sebagai gubernur dan wakil gubernur harus sesuai jadwal. Sehingga tidak diperlukan pemerintah pusat menunjuk pelaksana harian gubernur. ”Menghabiskan anggaran saja kalau diundur-undur. Nunjuk-nunjuk Plh. itu kan buang-buang anggaran saja,” ucapnya.

Budiono menilai, tidak tepat alasannya jika nantinya pemerintah pusat mengundur waktu pelantikan Arinal-Nunik karena bertepatan dengan cuti bersama. ”Tidak masuk dalam alasan cuti bersama itu. Jabatan presiden, wakil presiden, menteri itu kan melekat. Jadi, meskipun dalam kondisi cuti bersama, agenda negara harus tetap berjalan,” katanya.

Dia menambahkan, momentum pelantikan Arinal-Nunik menjelang Hari Raya Idul Fitri sangat bagus. Sebab, warga Lampung bisa langsung berlebaran dengan gubernur dan wakil gubernur yang baru. (Red)

Tinggalkan Balasan