Pekerja Sosial Supervisor PKH Lampura Sosialisasikan Diklat Elearning

Spread the love

Sharing is caring!

Lampung Utara (SL) – Pekerja Sosial Supervisor Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Lampung Utara melakukan rapat konsolidasi guna mempersiapkan Pendidikan dan Latihan (Diklat) Elearning 2019 yang akan dilaksanakan pada Januari 2019 mendatang selama 15 hari.

Dijelaskan Pekerja Sosial Supervisor PKH Kabupaten Lampung Utara, Maya Pujiawati, A.Ks, materi pelaksanaan kegiatan itu dalam bentuk Diklat Elearning Dalam Jaringan (Daring) Secara Online. “Guna memantapkan pelaksanaan kegiatan diklat ini dipandang perlu untuk dipersiapkan secara matang, terukur, dan terarah. Sehingga, outpitnya dapat menghasilkan kualitas peserta diklat yaang diinginkan,” ujar Maya Pujiawati, saat diwawancarai, Kamis, (6/12), di aula Kecamatan Kotabumi.

Menurut Maya, para Pendamping PKH dipandang perlu mendapatkan sosialisasi dari Pekerja Sosial Supervisor sebelum pelaksanaan Diklat Elearning 2019. “Dalam sosialisasi ini, Pendamping PKH diberikan pemahaman terkait hal-hal yang harus dipersiapkan. Sehingga, pada saat pelaksanaan Diklat Elearning, Pendamping PKH mampu mengatasi kendala dan hambatan serta cara mengatasi persoalan yang ditemukannya,” papar Maya lebih lanjut.

Dijelaskannya, sosialisasi Diklat Elearning 2019 memiliki perbedaan yang signifikan dengan pelaksanaan kegiatan serupa pada tahun sebelumnya. “Pada tahun sebelumnya, pelaksanaan Diklat Elearning ada sesi chatting dan diskusi. Namun, untuk Diklat Elearning 2019 ini dilaksanakan secara mandiri oleh peserta selama 15 hari,” jelasnya.

Dikatakan Maya, pengawasan hanya dilakukan oleh admin BBPPKS,secara on line dan pengawasan langsung di lapangan dilakukan oleh Koordinator Kabupaten (Korkab) serta Pekerja Sosial Supervisor. Dirinya juga menjelaskan kegiatan ini didukung serta difasilitasi Dinas Sosial Kabupaten Lampung Utara, selaku Pembina PKH.

“Selain itu, untuk proses Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) / Family Development Session (FDS), perlu diberikan pelatihan P2K2 /FDS kepada para pendamping yang belum mendapatkannya. Juga melakukan Diklat Konvensional agar menghasilkan kualitas SDM PKH menjadi lebih baik lagi,” urainya.

Dikatakannya sebelum mengubah mindset PKH, terlebih dahulu harus diubah pelaksana program PKH-nya, yakni SDM pendampingnya. “Sosialisasi Diklat Elearning 2019 ini akan terus dilakukan di 23 kecamatan yang ada di Kabupaten Lampung Utara,” pungkasnya. (ardi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *