Pasca Kunjungan Presiden, Kebakaran Lahan dan Hutan Pelawa Masih Terus Terjadi - Sinarlampung.com

Pasca Kunjungan Presiden, Kebakaran Lahan dan Hutan Pelawa Masih Terus Terjadi

Spread the love

Pelawan (SL)-Kebakaran hutan dan lahan pasca kedatangan Presiden Jokowi di Kabupaten Pelalawan (17/9) lalu masih saja terjadi, hari ini informasi masyarakat, Jum’at (20/9) sekira pukul 16:00 wib petang api kembali naik (terjadi karhutla,red) diduga lahan sawit.

“Api mulai kembali naik diperkirakan pukul 16:00 wib sore, api sempat dimatikan, tapi naik lagi. Lokasi api kebakaran lahan malam ini masih dilokasi yang sama desa lubuk terap dan kejadian ini saya ketahui setelah saya baru sampai dirumah ada kiriman vidio dari tim yang tinggal dilapagan”, jelas Dedi relawan karhutla mengabarkan.

Lokasi kebakaran lahan ini tidak jauh dari posko karhutla, namun kata Dedi semoga api tak tak menyeberang kedaerah lain,” ungkapnya.

Hingga berita ini turun belum diketahui pasti apakah kebakaran lahan ini lokasi kebun masyarakat atau korporasi, namun infonya sudah ada terbakar ratusan hektar. “Lahan terbakar saat ini diduga puluhan hektar lebih bg? diduga dah ratusan hektar terbakar pastinya tak tau bang. Kawan kawan tim kelelahan bang, kasian juga memang,” lanjut Dedi mengabarkan.

Kesulitan utama dilapangan adalah air mulai menyusut akibat kekeringan lahan gambut di lokasi karhutla. Sementara tim terpadu karhutla menurut pantauan dedi aswandi relawan ini terus melakukan tindakan pendinginan, namun butuh bantuan dari provinsi dan pusat,” ujarnya. “Tim terpadu terus lakukan pendinginan bg, butuh bantuan dari provinsi dan pusat bg”, ungkap Dedi relawan tanpa jasa ini.

Saat disinggung soal pernyataan Edwar Sanger kepala BPBD Riau tolak bantuan bahwa petugas sudah cukup katanya, membuat relawan ini kesal. “Menolak bantuan adalah sombong dan mengundang bencana, kesombongan edwar sanger menambah bencana riau”, kata Dedi geram. “Naikkan kata saya ini bang, beliau tak dilapagan, coba main sini,” tutup Dedi Aswandi. (red)

Tinggalkan Balasan