Pasangan Selingkuh Bersimbah Darah di Kamar Wanita Saat Suami Keluar Kota - Sinarlampung.com

Pasangan Selingkuh Bersimbah Darah di Kamar Wanita Saat Suami Keluar Kota

Spread the love

Sidoarjo (SL)-Pasangan selingkuh, Nuraeni (31) dan M Rofii (28), ditemukan bersimbah darah di kamar lantai dua rumah Nuraeni, di Jalan Brigjen Katamso III, Dusun Balongpoh, Desa Kedungrejo, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Senin (29/7/2019). Korban ditemukan warga pada sore hari sekitar Pukul 16.30 WIB.

Keduanya mengalam luka bacokan serius, tergeletak bersimbah darah. Nuraini (31), adalah pemilik rumah masih bernapas, yang suaminya sedang tidak ditempat. Sementara Rofii (28), warga pendatang yang kos di desa itu. Keduanya disebut merupakan pasangan selingkuh, dan bersimbah daarah di kamar rumah Nuraeni.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Zain Dwi Nugroho membenarkan kejadian tersebut. Zain yang datang langsung ke lokasi kejadian menjelaskan anggotanya masih melakukan olah TKP. Dan masih mengumpulkan keterangan dari para saksi yang ada di lokasi kejadian. “Kami mohon doanya agar pelaku segera tertangkap dan akan kami beritahu lebih lanjut penanganannya. Dan saat ini kedua korban sedang dibawa menuju rumah sakit,” kata Zain kepada wartawan di lokasi kejadian Senin (28/7/2019).

Zain mengatakan saat ditemukan pada diri korban terdapat luka sayatan benda tajam di tangan dan pinggang. Keduanya masih bernafas saat ditemukan dan segera dibawa ke rumah sakit. “Keduanya mengalami luka bacok yang serius. Saat ini dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim,” kata Zain.

Sementara itu, Ketua RT 26 Dusun Balongpoh Desa Kedung Rejo Pawi mengatakan pada saat kejadian ada salah satu pihak keluarganya yang berteriak minta tolong. Dalam waktu singkat warga melihat secara langsung bahwa dua korban sudah bersimbah darah. “Sebenarnya warga mau menolong korban. Tapi karena ini pembacokan akhirnya diputuskan menghubungi polisi,” kata Pawi.

Pawi menyebut kejadian ini diduga karena kedua korban sedang berselingkuh. Padahal Nuraini sudah bersuami dan sudah mempunyai dua anak. Disaat kejadian, suami Nuraini, Lukman, sedang pulang ke kampung halamannya di Sampang, Madura.

Sementara pelaku pembacokan diduga adalah dua orang yang merupakan paman Lukman yakni S dan IS. Menurut cerita warga, kata Pawi, korban yang laki-laki sudah diperingatkan oleh dua terduga pelaku. Dua pelaku sendiri kos tak jauh dari lokasi kejadian. “Menurut cerita warga sebenarnya korban sudah diperingatkan oleh (terduga) pelaku. Tubuh Rofii sudah diangkut menggunakan kantong jenazah dan dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim. Sementara Nue Aeni masih bernafas saat dilarikan terlebih dahulu ke rumah sakit,” Katanya.

Warga baru mengetahui ada dua korban ditemukan bersimbah darah. Rumah tersebur merupakan rumah korban Nuraeni. Peristiwa itu terjadi saat Nuraeni dan Rofii berduaan di rumah tersebut. Sedangkan suami Nur Aeni yang diketahui bernama Lukman, pergi ke Madura sekitar pukul 11.00 WIB.

Kedua korban masih kritis dan dirawat di rumah sakit. M Rofii (28) dan Nur Aini (25), yang dirawat intensif di ruang ICU Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Jatim. Kepala RS Bhayangkara Polda Jatim Kombes Pol Prima Heru mengatakan, kedua korban mengalami luka cukup serius di hampir sekujur tubuh. Nur Aini mengalami luka bacok di bagian tengkuk, punggung dan dada.

Sementara M Rofii yang sebelumnya disebutkan tewas, ternyata masih bisa diselamatkan. Korban juga mengalami luka-luka di kepala, tangan, punggung, dan dada. “Semuanya terkena luka sabetan. Kondisinya cukup parah. Sekarang masih ditangani intensif di ICU,” kata Prima Heru kepada wartawan di Mapolda Jatim, Selasa (30/7/2019). (red)

Tinggalkan Balasan