Naik Ojek Nenek SM di Jabret di Jalintim Rp70 Juta Raib Tapi Enggan Lapor Polisi - Sinarlampung.com

Naik Ojek Nenek SM di Jabret di Jalintim Rp70 Juta Raib Tapi Enggan Lapor Polisi

Spread the love

Lampung Timur (SL)-Kawan jambret kembali beraksi disiang bolong dan berhasil mengasak uang Rp70 juta milik Nenek SM (63), warga Kecamatan Way Jepara Lampung Timur, Minggu (01/12/2019). Pelaku beraksi di jembatan Kuning, Jalan Lintas Timur, Kecamatan Labuhan Ratu, sekitar jam 12.30 WIB. Korban bersama tukang ojek terjatuh dan dilarikan kerumah sakit. Ironisnya korban enggan lapor Polisi.

Informasi di lokasi kejadian menyebutkan korban menumpang ojek dikemudikan MO (65), dari pasar Way Jepara menuju Pasar Tridatu Kecamatan Labuhan Ratu. Di tengah perjalanan atau tepatnya di jalan Lintas Timur Kecamatan Labuhan Ratu sekitar jam 12.30 WIB, melewati jembat kuning, motor yang di kendarai korban di pepet dua orang tidak dikenal, “Tiba-tiba saja dua orang yang menggunakan motor, menarik tas saya, kemudian saya mencoba menahan tas tersebut, hingga motor yang kami tumpangi terjatuh,” kata Nenek SM.

Pelaku berhasil membawa kabur tas yang berisikan uang dan identitas serta dokumen lain milik korban. “Saya tidak tau persis karena kejadian terjadi sangat cepat dan saya tidak kuat menahan tas yang di tarik oleh orang tidak dikenal tersebut, akhirnya saya jatuh bersama tukang ojeknya mas” kata MS lagi

MO (65) Ojek yang di tumpangi korban menjelaskan dirinya memang seorang tukang ojek yang biasa mangkal di Pasar Way Jepara, “Saya ngojek dan sering mangkal di pasar Way Jepara. Saya sempat ingin mengejar tapi tersangka sudah lari jauh. Saya kurang tau jelas mas, karena pas kami jatuh saya hanya melihat pelaku sudah ngebut terlihat sudah jauh. Saya langsung menolong penumpang saya mas, yang saya lihat pelaku dua orang tanpa memakai helm, dengan mengendarai motor bebek,” Ujar MO

Tukoang ojek itu mengaku sempat teriak minta tolong, dan menerikai jambret. “Saya berteriak jambret-jambret, tapi memang pada saat itu dijalan raya sepi mas, hanya ada anak-anak kecil saja yang lewat,” katanya Mo yang kemudian membawa penumpangan ke Rumah Sakit terdekat, dan di Rawat Di RS. Permata Hati, karena korban luka di kakinya.

Akibat kejadian tersebut SM (63) kehilangan tas yang berisikan uang tunai sebesar kurang lebih 70 juta,KTP, dan berkas-berkas lainnya. Salah satu anak dari SM (63) mengatakan tidak perlu lapor Polisi.  “Sudah mas tidak usahlah saya sudah ikhlas yang penting orang tua saya selamat, kami ikhlaskan saja uang tersebut,” katanya yang enggan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. (red)

Tinggalkan Balasan