Mayat Belatungan Terjerat di Pohon Manggis Sudah 30 Hari, Polisi Cari Identitas - Sinarlampung.com

Mayat Belatungan Terjerat di Pohon Manggis Sudah 30 Hari, Polisi Cari Identitas

Spread the love

Tanggamus (SL)-Tim Inafis Polres Tanggamus melaksanakan identifikasi mayat ananonim di RSUD Batin Mangunang Kota Agung, Rabu (10/4/19). Pemeriksaan jenazah yang telah dipenuhi ulat belatung tersebut meliputi, pemeriksaan luar mayat serta bagian tubuh jenazah, leher, gigi dan alat kelamin serta pengambilan foto.

Mayat diperkirakan sudah 30 hari

Petugas medis RSUD Batin Mangunang, dipimpin dr. Mirza melakukan pemeriksaan luar dibantu seorang rekan dokternya dan petugas kamar jenazah fan memberikan ketetangan kepada awak media,¬† “Berdasarkan hasil pemeriksaan bagian luar terdapat simpul tali/selang dibelakang leher yang menjerat lehernya,” kata dr. Mirza usai pemeriksaan mayat.

Dari pemeriksaan tubuh lain ditemukan bahwa sebagian jaringan tulang ada sebagain yang sudah rusak, jaringan kulit dan otot sudah sebagian hancur. Kesimpulan sementara, mayat berjenis kelamin laki-laki sebab tidak ditemukan lubang vagina atau pembatas diantara tulang panggul.

“Melihat proses keluarnya belatung hingga memakan organ bagian tubuh mayat tersebut, diperkirakan mayat tersebut telah meninggal dunia sekitar 30 hari lalu dan penyebab kematian akibat mati lemas akibat jeratan,” ujarnya, didampingi Kapolsek Wonosobo Iptu Amin Rusbahadi, dan Kanit Reskrim Ipda Okta Devi.

Iptu Amin Rusbahadi, mengatakan bahwa sementara belum diketahui identitas mayat tersebut dan pihaknya menghimbau apabila keluarga yang merasa kehilangan keluarga berjenis kelamin laki dengan ciri-ciri tersebut dapat mengubungi pihak kepolisian. “Hingga saat ini mayat belum diketahui identitasnya, kami menghimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar dapat menghubungi Polres Tanggamus maupun Polsek Wonosobo,” himbaunya.

Dijelaskan Kapolsek, mayat anonim ditemukan warga pada Selasa, 09 April 2019 sekitar pukul 12.00 WIB, tergantung di perkebunan pohon manggis di Pedukuhan 2 Pekon Tanjung Kurung Kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus. Mayat sudah tidak bisa di kenali lagi dikarenakan kulit sekujur tubuh sudah mengelupas/tidak utuh itu pertama kali ditemukan oleh saksi Meliyanti (22) warga Pekon Tanjung Kurung Kecamatan Wonosobo.

Adapun mayat ditemukan oleh saksi Meliyanti dan rekannya saat mencari kayu tidak jauh dari TKP. Rekan saksi bernama Mayasari (19) pulang terlebih dahulu, namun saksi Meliyanti masih belum mendapatkan kayu melintas di sekitar pohon dan mencium bau menyengat sehingga memeriksa pohon dan melihat didahan pohon terdapat selang kecil.

“Dari kecurigaan ada selang di pohon itu saksi melihat ke bawah pohon, namun membuatnya kaget bercampur takut melihat sosok mayat tersebut. Kemudian berlari dan memberitahukan kepada warga, selanjutnya diteruskan ke Polsek Wonosobo,” jelasnya.

Polisi mengamankan barang bukti berupa selang air warna hijau panjang sekitar 3 meter, baju kaos berkerah yang telah berwarna kehitaman serta celanan jeans pendek warna kecoklatan.Sementara jazad korban segera akan dimakan, (hardi/Nn)

Tinggalkan Balasan