Maaf Bonek, Bapakmu Mesti Pulang Kampung – Sinarlampung.com

Maaf Bonek, Bapakmu Mesti Pulang Kampung

Spread the love

Oleh: Wirahadikusumah

Bonek dan Bonita saat ini mungkin sedang merasa kehilangan. Sebab, Kombes Rudi Setiawan mesti pulang ke tanah kelahirannya. Dia mendapatkan promosi menjadi Wakapolda Lampung. Semasa menjabat Kapolrestabes Surabaya, Rudi Setiawan memang terkenal sangat dekat dengan Bonek Mania. Bahkan, di Kota Pahlawan itu, Rudi diangkat menjadi Bapak’E (Bapaknya, Red) Bonek.

Karenanya, wajar Rudi dilepas sangat meriah oleh puluhan ribu Bonek Mania di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Sabtu (11/5/2019). Malam itu, manajemen Persebaya Surabaya sengaja mengadakan pertandingan bertajuk Jogo Suroboyo Games di GBT.

Selain sebagai uji coba jelang bergulirnya Liga1, tujuan diadakannya pertandingan antara Persebaya Surabaya melawan Persela Lamogan itu juga sebagai bentuk persembahan dan penghormatan kepada Rudi Setiawan lantaran akan meninggalkan Kota Surabaya.

Saat jeda pertandingan, Rudi dengan ditemani Kapolrestabes Surabaya yang baru Kombes Sandi Nugroho dan Wakil Wali Kota Wisnu Sakti Buana serta Presiden Klub Persebaya Surabaya Azrul Ananda sempat berjalan mengitari tribun stadion.

Dari tepi lapangan, Rudi menyapa Bonek Mania. Dia juga sempat menaiki tribun yang sering digunakan dirijen Bonek. Kala itu, terdengar nyanyian yel-yel dari puluhan ribu supporter klub berjuluk Bajul Ijo tersebut. Mulai dari yang liriknya berbunyi ”We Love You Bapak Rudi”, ”Selamat Jalan Bapak Rudi”, ”Terima Kasih Bapak Rudi”. Yel-yel itu dinyanyikan Bonek Mania berulang-ulang.

Hingga akhirnya, Rudi melalui pengeras suara sempat menyampaikan pesan dan kesannya kepada Bonek Mania. Salah satu pesannya adalah agar Bonek selalu menjaga ketertiban Kota Surabaya. ”Saya bangga sama Bonek, saya cinta sama Bonek, I Love You Bonek, I Love You Persebaya, I Love You Surabaya. Salam Satu Nyali…Wani!” teriak Rudi kepada Bonek Mania di Stadion GBT.

Sebelum Rudi meninggalkan Surabaya, beberapa pemain Persebaya dan ribuan Bonek juga sempat mengarak Rudi bersama Sandi Nugroho dari Mapolrestabes Surabaya menuju Tugu Pahlawan di kota tersebut. Sama seperti di Stadion GBT, sepanjang perjalanan, Bonek Mania menyanyikan yel-yel yang bunyinya mengucapkan terima kasih serta menyampaikan selamat jalan kepada Rudi.

Dari mana saya tahu itu semua? YouTube! Ya, itu semua bisa kita lihat di video-video yang bertebaran di YouTube. Kita bisa saksikan di video-video itu, begitu dekatnya Rudi dengan Bonek Mania. Dari video-video di YouTube itu juga, saya mengetahui Rudi ternyata hafal semua yel-yel yang sering dinyanyikan Bonek ketika Persebaya bertanding. Bahkan, dia juga hafal lirik lagu sakral Persebaya Surabaya yang berjudul Song For Pride.

Saya berharap, keberhasilan Rudi di Surabaya itu bisa diterapkannya saat menjabat Wakapolda Lampung. Dan saya yakin hal itu bisa dilakukannya. Sebab, Rudi adalah putra daerah Lampung. Tak hanya itu, dia juga adalah orang Lampung berdarah biru. Di provinsi ini, Rudi memiliki gelar kebangsawanan adat. Yakni Pangeran Sangun Khatu Ya Bandakh II Makhga Legun.

Dengan modal itu, saya yakin, Rudi bisa lebih dekat dengan warga Lampung. Tentunya juga, kehadirannya bisa lebih mendekatkan Polda Lampung dengan warga provinsi ini. Saya memandang, hal itu memang mesti dilakukannya. Sebab, saya menilai, Kapolda Lampung Irjen Purwadi Arianto sepertinya tidak begitu suka muncul ke publik.

Itu bisa dilihat dari jarangnya jenderal bintang dua tersebut muncul di media massa lokal maupun nasional. Karena itu, wajar saja nama Purwadi di provinsi ini tidak se-familiar kapolda-kapolda Lampung sebelumnya.

Seperti Brigjen Purnawirawan Edwardsyah Pernong, Irjen Ike Edwin, Irjen Sudjarno, Irjen Suroso, serta Irjen Suntana. Lima mantan Kapolda Lampung itu dahulu cukup familiar namanya di masyarakat Lampung lantaran sering muncul di media massa ketimbang Irjen Purwadi Arianto.

Nah, dengan kehadiran Rudi Setiawan, saya berharap bisa menjadi solusi atas hal tersebut. Rudi harus bisa lebih mendekatkan Polda dengan masyarakat Lampung. Saya sangat menyakini itu bisa dilakukannya. Sebab, Bonek Mania saja bisa menerimanya, apalagi masyarakat di kampung halamannya sendiri. Semoga!(**)

Tinggalkan Balasan