Lapor Pak Kapolres Tanggamus Tukang Ojek Resahkan Pemudik di Terminal Kota Agung! - Sinarlampung.com

Lapor Pak Kapolres Tanggamus Tukang Ojek Resahkan Pemudik di Terminal Kota Agung!

Spread the love

Tanggamus (SL)-H-2 menjelang hari raya idulfitri 1440 hijriah aksi tidak sedap dipertontonkan di Terminal Kota Agung. Ulah sopir ojek yang biasa mangkal di perempatan, yang menarik narik pemudik saat baru turun bus, dan menghalangi langkah mereka keluar bus terhalang, bahkan tarif ojek yang mencekik.

“Kami merasa tidak nyaman, ketika kami hendak turun dari mobil bus RBU yang kami tumpangi, para tukang ojek sudah berdiri menghalangi kami, tas kami ditari tarik, bahkan ongkospun kami ditekan,” ujar salah seorang pemudik asal Wonosobo mengaku resah dengan aksi pengoojek itu.

Padahal kata dia, Mudik atau pulang kampung menjadi perjalanan spiritual yang penuh makna, dan menjadi tradisi tahunan di Indonesia. Sangat disayangkan bila tradisi tersebut tercoreng oleh ulah segelintir orang yang memanfaatkan keadaan tersebut. “Terutama para tukang ojek yang mangkal di perempatan lampu merah Kota Agung yang aksinya meresahkan pemudik itu,” katanya.

Abah Acan Suganda, pengurus PO Bus Raja Basa Utama (RBU) Kota Agung berharaf dan meawanti wanti para pengojek agar ikut menjaga keamanan dan kenyamanan pemudik, yang sepertinya menjadi kebiasaan setiap tahun.

“Kami selaku pengurus PO RBU sangat mengharapkan kesadaran dari para pengojek untuk menjaga keamanan di terminal kota agung. Dan kami juga meminta kawan kawan dari kepolisian ikut membantu sehingga keamanan betul betul dirasakan pemudik. Kita sadar bahwa pengojek juga mencari uang untuk menafkahi keluarga, akan tetapi bila menimbulkan keresahan buat para pemudik tidak baik juga,” Tuturnya

Di tempat lain, Soleh(23 thn) yang merupakan warga terminal mengatakan bahwa seharusnya pemerintah daerah dalam dan Dinas Perhubungan, aparat kepolisian, serta unsur terkait menjadikan keamanan pemudik harus menjadi skala prioritas.

Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Edi Korinas, saat di hubungi via telpon mengatakan bahwa hingga kini pihaknya belum menerima adanya aksi kriminal selam opersai mudik. “Kalau laporan untuk tindak kriminal pemudik¬† kami belum dapat laporan tentang adanya kejadian tersebut. Kami langsung cek lokasi apabila betul betul meresahkan pemudik jangan salahkan petugas ambil tindakan tegas,” kaatanya. (Wisnu/rls)

Tinggalkan Balasan