Lapor Kapoltabes, Warga Teluk Betung Barat Resah Nyaris Tiap Hari Ada Maling

Spread the love

Sharing is caring!

Bandarlampung (SL) -Warga desa Sukamaju, Teluk Betung Barat dibuat resah lantaran pencuri hampir setiap hari berajsi, dan menggasak barang berharga serta perabotan milik warga serta pedagang makanan.

Menurut Tuti, warga Sukamaju, dirinya tak bisa berbuat apa-apa lantaran harta bendanya digasak oleh para pencuri, bukan hanya sekali namun berkali-kali.

“Tabung gas saya dicuri kemarin malam. Padahal sebelumnya pencuri juga sudah mengacak-acak tetapi tidak ada yang dicuri,” bebernya kepada awak media, Sabtu (4/8/2018).

Sementara, dari penelusuran awak media dilapangan. Pemilik pondok istana Ikan Bakar di Jalan Laksamana R.E Martadinata juga mengalami hal yang sama, bahkan jadi langganan.

Rumah makan ini jadi langganan maling sejak berdiri ditahun 2012.

Menurut pemilik rumah makan Pondok Istana menuturkan, kejadian malam ini termos nasi yang diletakan ditempat usahanya juga digasak pencuri.

Beberapa hari yang lalu juga peralatan usahanya seperti kompor gas, tabung gas besar bahkan ikan yang berada didalam kulkas juga digasak maling.

“Sampai sepatu dan dompet berisi uang milik anak saya juga diambil juga,” jelasnya kepada awak media, Rabu (8/8/2018).

Dijelaskannya, kejadian maling menggasak tempat usahanya bukan hanya terjadi pada kemarin saja. Bahkan beberapa tahun yang lalu handphone milik karyawannya dirampas oleh pencuri.

“Mereka bertiga berani merampas handphone milik karyawan saya. Setelah itu dengan bebas mereka mengambil isi barang di tempat kita,” katanya.

Menurutnya,  rumah dan resto miliknya seperti menjadi langganan.  Total barang yang sudah dicuri tabung gas besar dua buah,  tabung gas tiga kilo sudah 20 buah,  galon sudah 18 buah,  speaker aktif,  komputer.

Sayangnya, setelah melakukan laporan pencurian di Polsek Teluk Betung Barat beberapa tahun yang lalu. Belum ada tindakan lagi oleh aparat kepolisian.

“Saya sudah lapor, tetapi polisi datang aja memeriksa. Setelah itu yang begitu lagi, sampai saat ini tempat usaha saya didatangi sama pencuri,” tutupnya. (jun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *