KPK-RI Kembali Pulbaket Pengembangan Kasus Suap Megaproyek yang Libatkan Agung Ilmu Mangkunegara - Sinarlampung.com

KPK-RI Kembali Pulbaket Pengembangan Kasus Suap Megaproyek yang Libatkan Agung Ilmu Mangkunegara

Spread the love

Lampung Utara (SL)-Agung Ilmu Mangkunegara (AIM) yang telah ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI sebagai tersangka dalam kasus suap dan/atau gratifikasi dalam megaproyek yang ada di Dinas PUPR dan Dinas Perdagangan Kabupaten Lampung Utara, Tim Penindakan KPK-RI kembali melakukan penggeledahan dan memeriksa rumah jabatan dan ruang kerja Bupati Lampura yang sebelumnya disegel.

Pantauan di lokasi, tiga mobil Toyota Inova (dua hitam satu abu-abu) dengan nomor Polisi BE 1112 XX, BE 1852 YG,  BE 1306 CB, yang membawa tim KPK, terparkir di halaman rumah jabatan. Tampak juga aparat kepolisian bersenjata lengkap berjaga dan mengawal tim KPK dalam melaksanakan tugas investigasinya.

Di tempat berbeda, Tim Penindakan KPK-RI juga melakukan penggeledahan dan pemeriksaan di ruang kerja Bupati yang juga tersegel. Tim KPK yang berjumlah kurang lebih delapan orang itu sempat masuk ke ruangan Sekretaris Daerah, sesaat sebelum menuju ruang kerja Bupati untuk melakukan penggeledahan.

Saat melakukan penggeledahan, awak media dilarang mendekat untuk mengambil gambar. Diperkirakan Tim KPK dibagi beberapa kelompok untuk melakukan penggeledahan di beberapa tempat seperti rumah jabatan dan ruang kerja bupati, ruang kerja Kepala Dinas Perdagangan, serta ruang kerja Kepala Dinas PUPR Lampura.

Hingga berita ini dirilis, Tim KPK-RI masih melakukan pemeriksaan dan penggeledahan ruangan yang sebelumnya tersegel.

Diberitakan sebelumnya, Agung Ilmu Mangkunegara, pada Minggu malam (6/10/2019), terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK di rumah jabatannya. Turut diamankan bersama AIM, yakni Kepala Dinas Perdagangan, Wan Hendri; eks-Kepala Dinas PUPR, Sjahbudin dan seorang perantara. Keesokan harinya KPK juga turut mengamankan empat orang lainnya yang diduga terlibat langsung dalam dugaan fee proyek di daerah setempat. (ardi)

Tinggalkan Balasan