KPK Perpanjang Penahanan Zainudin Hasan

Spread the love

Sharing is caring!

Bandarlampung (SL) – KPK memperpanjang masa penahanan Bupati Lampung Selatan (Lamsel) Zainudin Hasan sebagai tersangka kasus suap proyek infrastruktur Pemkab Lamsel.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (9/8), mengatakan penahanan Zainudin Hasan diperpanjang selama 40 hari, mulai 16 Agustus 2018 sampai 24 September 2018.

KPK menetapkan tersangka suap selain Zainudin Hasan, juga Ketua Fraksi PAN DPRD Lampung Agus Bhakti Nugroho, Kadis PUPR Kabupaten Lamsel Anjar Asmara, dan pimpinan CV 9 Naga Gilang Ramadhan.

Gilang Ramadhan diduga menyuap Zainudin Hasan, Agus Bhakti Nugroho, dan Anjar Asmara terkait sejumlah proyek pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Lamsel. Barang bukti yang disita Rp600 juta.

Mereka terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) di hotel, Kamis (26/7).

KPK menyangka Gilang Ramadhan diduga sebagai pemberi suap melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001.

Sedangkan Zainudin Hasan, Agus Bhakti Nugroho, dan Anjar Asmara diduga sebagai penerima suap disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. (net)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *