Kopral Tikam Janda Selingkuhan Mertuanya Yang Purnawirawan Polri - Sinarlampung.com

Kopral Tikam Janda Selingkuhan Mertuanya Yang Purnawirawan Polri

Spread the love

Nganjuk (SL)-Oknum anggota TNI, Kopda Sg (34), nekad menghabisi Endang Satriani (55), janda idaman lain mertuanya, Sabtu (15/6). Aksi Kopda Sg menikam korban dengan pisau hingga berkali kali saat mendatangi rumah korban di Dusun Pandanasri, Desa Lambang Kuning, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk.

Informasi di lokasi kejadian menyebutkan, Kopda Sg, Dinas di Kodim Serui Papua, dan asli warga Dusun Bogo, Desa Ngelawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten  Nganjuk. Hari itu, pelaku datang bertamu di rumah korban yang tidak lain istri simpanan mertuanya, Kusna, yang juga Purnawirawan Polri, sekitar pukul 13.00 wib,

Pelaku datang mengendarai motor motor Bysom merk Yamaha warna putih, nomor polisi  L-6123-XV. Saat tiba dirumah korban, pelaku bertemu Endang Satriani saat berada di teras rumahnya. Korban tidak curiga dengan pelaku karena sudah kenal.

Namun tanpa basa basi, Kopda  Sg lalu mencabut pisau yang telah dibawa dari rumah, dan langsung menusuk Endang beberapa kali. Seketika korban terjungkal di lantai depan rumah, dan pelaku langsung melarikan diri. Namun pelaku berhasil ditangkap warga, dan kini diamankan anggota Koramil dan Kodim setempat.

Endang Satriani, meregang nyawa akibat luka senjata tajam di bagian leher, dada, dan perut. Salah seorang warga yang mengetahui langsung mengejar terduga pelaku dan membawanya ke Koramil Kertosono. Penusukan diduga karena terduga pelaku yang tak terima, ayah mertuanya menjalin hubungan dengan korban. “Pelaku saya amankan terlebih dahulu di rumah saya lalu saya hubungi polisi,” kata Kepala Dusun Pandansari Sutoyo.

Guna mengetahui motif pelaku, terduga masih menjalani pemeriksaan di  Denpom TNI Madiun. Warga sekitar lokasi membenarkan jika korban adalah istri siri Kusan, purnawirawan Polri. “Ya korban itu istri sirih Kusna Pensiunan Polisi. Yang kami heran dan aneh kok yang pembunuhnya menantu Kusna sendiri. Sempan diamankan warga, dan diserahkan ke Babinsa,” kata warga. (Red)

Tinggalkan Balasan