Koalisi Prabowo Bersama Rakyat Melawan Siapa? - Sinarlampung.com

Koalisi Prabowo Bersama Rakyat Melawan Siapa?

Spread the love

Oleh: Azwar Siregar

Saya tidak pernah kasihan kepada Pak Prabowo walaupun misalnya pesawat beliau harus “ngerem” mendadak dan kembali mesti “take off ulang” karena mendadak di jalur lintasannya lewat Pesawat Tempur memotong jalur. Mungkin saja pilot pesawat tempurnya bekas sopir angkot Medan jurusan Sambu yang memang terkenal ugal-ugalan. Paling-paling kalau terjadi kecelakaan, si Pilot dan Pak Prabowo meninggal dunia. Selesai.

Saya juga tidak kasihan kepada Pak Prabowo dengan koalisi 5 Partainya melawan Petahana yang di dukung 9 Parpol + 34 Kementerian + 30 Gubernur + ratusan Bupati/Walikota + hampir semua Camat dan Lurah/Kepala Desa Se Indonesia.

Lawan Pak Prabowo masih ditambah lagi Oknum-oknum nakal yang massif dan bisa saja terstruktur di KPU, Bawaslu dan Kepolisian. Khusus yang terakhir paling saya sayangkan, karena semakin merusak citra Lembaga Kepolisian.

Misalnya bagaimana bisa para petinggi Kepolisian membuat acara yang ngga penting-penting amat di Monas (Kartini Run 2019) padahal sudah tahu di hari yang sama ada Kampanye Akbar Prabowo-Sandi di Gelora Bung Karno?

Kenapa tidak menunggu habis Pemilu dan Pilpres? Apakah memang sengaja berniat mau “mengganggu” Kampanye Nasional Prabowo-Sandi atau mau test adu kuat-kuatan massa?

Tapi begitupun saya tetap tidak kasihan kepada Pak Prabowo. Karena saya tahu Pak Prabowo didukung ratusan juta rakyat. Koalisi 5 Partai Pak Prabowo hanyalah syarat secara undang-undang. Pak Prabowo sejatinya berkoalisi dengan Emak-emak se Indonesia.

Pak Prabowo berkoalisi dengan suami emak-emak dan anaknya emak-emak yang jumlahnya ratusan juta dan semuanya menginginkan perubahan. Koalisi Pak Prabowo adalah Koalisi Rakyat melawan Tiran kekuasaan yang kita sebut saja Koalisi Pejabat (boleh di baca : Koalisi Penjahat).

Kalaupun Pak Prabowo di curangi atau sengaja “di kalahkan”, saya tetap tidak kasihan kepada Pak Prabowo. Saya tahu tujuan hidup beliau secara pribadi sudah selesai. Hidup beliau sudah tercukupi. Hidup beliau sudah makmur dan bahagia. Tujuan beliau mencapres semata-mata demi mensejahterakan rakyat Indonesia.

Jadi dengan semua upaya kecurangan kepada Pak Prabowo justru membuat saya jatuh kasihan kepada kita rakyat Indonesia. Rakyat yang sudah puluhan tahun merdeka dan hidup di Negara kaya tapi mencari makan tiga kali saja sangat susah. Rakyat yang hidup di atas tambang-tambang emas, minyak, batubara dan mineral-mineral berharga lainnya tapi terpaksa harus jadi Kuli dan Pembantu Rumah Tangga ke Malaysia.

Rakyat yang seharusnya hidup makmur karena negeri kita yang sangat subur tapi kenyataannya kehidupan sosial-ekonominya hancur.

Saya kasihan kepada diri saya sendiri. Saya kasihan kepada anak cucuku kelak. Saya kasihan kepada tetangga-tetangaku termasuk cebong-cebong biadab yang hidupnya tersesat. Sungguh saya jatuh kasihan. Kenapa ada orang baik yang berusaha membuat Negeri kita Adil dan Makmur tidak membuat kita bersyukur?

Apakah kita akan membiarkan tujuan mulia Pak Prabowo dicurangi tangan-tangan gelap dari para Pengkhianat?, Ingat sahabat, Prabowo-Sandi hanya alat. Sekali lagi Prabowo-Sandi hanya alat rakyat. Alat kita untuk membuat bangsa ini bisa hidup adil, makmur dan sejahtera. Kita bukan mendukung Prabowo-Sandinya sebagai sosok pribadi. Tapi kita mendukung dan memperjuangkan alat kita untuk memakmurkan Indonesia. Jadi kita tidak akan biarkan Prabowo berjuang sendirian !!!

#14HariMenujuIndonesiaAdilMakmur
#KamiBersamaPrabowo
#KoalisiRakyatMelawanKoalisiPejabat
#TirikYaluk

Tinggalkan Balasan