KJB Lampura Santuni Nirwanto Penderita Kaki Bengkak - Sinarlampung.com

KJB Lampura Santuni Nirwanto Penderita Kaki Bengkak

Spread the love

Lampung Utara (SL)-Komunitas Jum’at Berbagi (KJB) Lampung Utara, pada Jum’at (28/10/2019), menyambangi kediaman Nirwanto (26) penderita kaki bengkak. Kedatangan KJB di kediaman Nirwanto yang terletak di Gang Gajah Mada RT 03 LK 01 Kelurahan Kelapatujuh itu untuk memberikan support kepada Nirwanto dan keluarganya sekaligus memberi bantuan berupa sembako dan uang tunai.

Bahkan komunitas yang terdiri dari ASN, Insan pers, serta masyarakat biasa yang peduli sosial itu berupaya akan memberikan pengobatan kepada Nirwanto, hingga sembuh. Ketua KJB Lampura, Firmansyah, mengatakan, KJB senantiasa memberikan bantuan kepada masyarakat yang mengalami kesusahan. Mereka hanya menjembatani para donatur untuk berbagi kepada sesama.

“Ya kami akan coba bantu pengobatan Nirwanto hingga tuntas. Karena kami juga bekerja sama dengan kelompok-kelompok peduli sosial lainya seperti Pelaut (Perduli Lampung Utara). Mereka itulah nanti yang akan menanggung pengobatan Nirwanto hingga tuntas,” terang Firmansyah, usai memberikan bantuan kepada Nirwanto, Jum’at (28/10/2019),

Namun sebelumnya, kata Firman, pihak KJB harus mengetahui terlebih dahulu tentang penyakit yang diderita Nirwanto. “Ya kita harus tahu dulu penyakit apa yang diderita Nirwanto berdasarkan pemeriksaan atau dianogsa medis. Makanya kita berharap pihak keluarga segera memeriksakan Nirwanto ke rumah sakit. Kalau sudah jelas, baru kita akan berkoordinasi dengan lembaga peduli sosial lainnya untuk mengobati Nirwanto. Pokoknya tenang aja kita maksimal untuk sosial,” paparnya.

Diketahui, Nirwanto sejak kecil (14 bulan) telah ditinggal mati ibunya. Dia tinggal bersama ayahnya bernama Iskandar yang juga saat ini tidak berpenghasilan dikarenakan usianya yang udzur. Penyakit yang diderita Nirwanto dialaminya sejak kecil bermula dari adanya benjolan dibagian lutut sebelah kiri yang menyebabkan Ia tidak bis berjalan normal. Namun dua tahun belakangan ini kondisi kaki Nirwanto makin parah.

Kondisi kakinya membengak besar sehingga sulit berjalan. Bahkan dibagian perut juga tumbuh benjolan daging yang makin lama makin membesar. Kondisi ekonomi keluarga yang berpenghasilan minim membuat Nirwanto tak bisa berobat. Ia hanya berdiam diri bersama ayahnya di rumah. (*/ardi)

Tinggalkan Balasan