Kepergok “Genjot” Istri Temannya Oknum Aipda Tunggang Langgang Dikejar Pakai Pisau – Sinarlampung.com

Kepergok “Genjot” Istri Temannya Oknum Aipda Tunggang Langgang Dikejar Pakai Pisau

Spread the love

Pangkal Pinang (SL)-Oknum anggota Polres Pangkal Pinang, Aipda ST (37), lari tunggang langgang di kejar Hi (32), sambil menghunus senjata tajam jenis pisau, di Jalan Alexander I,  Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang sekitar pukul 00:30 Wib Kamis 05 Sept 2019 lalu. Hi geram dan naik pitam, karen memergoki ST, yang juga sahabat dekatnya, sedang berhubungan badan dengan istrinya. Insiden itu menggemparkan warga disekitar rumah Hi.

St berhasil lolos, lalu Hi kemudian melaporkan kasus itu ke Polres Pangkal Pinang. St kini diamankan Propam POlres Pangkal Pinang untuk proses lebih lanjut.  Informasi dilokasi kejadian menyebutkan malam itu, ST berkunjung ke rumah Hi teman dekatnya, yang memang selama ini punya hubungan bisnis sekitar pukul 00.30 WIB

Saat itu, ST diminta HI keluar rumah membeli minum dan mengambil mobilnya (pelaku,red)  yang di parkir jauh dari rumah Hi. Karena hubungan mereka yang begitu akrab HI tak merasa curigan dan keberatan pergi keluar untuk membeli bir dan mengambil mobil milik ST yang di parkir tak jauh dari rumahnya.

Namun setiba dirumah dari luar, HI terkejut dan kaget lantaran pintu rumah terkunci, HI kemudian berusaha masuk dan mendapati istrinya berinisial NV buka celana dalam berdua dengan ST di kamar. Melihat itu HI kalap, mengambil pisau dan mengejar ST yang lari menyelamatkan diri, karena ketahuan suami perempuan yang di temani berzinah.

Esok harinya perbuatan ST dilaporkan ke Sip Propam Polres Pangkalpinang. Kapolres Pangkalpinang AKBP Iman Risdiono saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan dugaan perzinahan yang dilakukan anggotanya dan memastikan ada sanksi jika anggotanya terbukti bersalah. “Hi suami NV sudah melapor, saat ini yang bersangkutan (ST) yang diduga melakukan perzinahan tadi sementara masih dalam pemeriksaan, dan jika terbukti pasti akan ada sanksi, kita tunggu hasil pemeriksaan” ujar Kapolres.

Sebagai aparat penegak hukum kata Kapolres sudah wajib untuk memberikan teladan yang baik kepada masyarakat.
Jangan sampai, justru menjadi sebaliknya. “Kita sebagai penegak hukum, harusnya memberikan contoh yang baik kepada masyarakat baik itu moral, agama, tata tertib seyogyanya jangan sampai malah memalukan institusi,” katanya. (net)

Tinggalkan Balasan