Kepala Dinas Dan Kepala Puskesmas Lampung Utara Berpotensi Jadi Tersangka? - Sinarlampung.com

Kepala Dinas Dan Kepala Puskesmas Lampung Utara Berpotensi Jadi Tersangka?

Spread the love

Lampung Utara (SL)-Kasus dugaan korupsi di dinas kesehatan (Dinkes) Lampung Utara (Lampura) yang meliputi raibnya dana operesional puskesmas (DOP), biaya operasional kesehatan (BOK) dan penyelewengan jaminan kesehatan nasional (JKN) tahun 2018 yang lalu terus berlanjut.

Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat semakin intens melakukan pengusutan terhadap kasus yang banyak menyita perhatian publik tersebut.  Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lampura, Yuliana Sagala melalui Kepala Seksie Pidana Khusus (Kasie Pidsus), Van Barata mengatakan pihaknya tetap fokus mengusut kasus dugaan korupsi di dinas kesehatan setempat.

“Kasus ini bukan seperti kasus OTT yang bisa cepat dituntaskan. InsyaAllah dalam proses ini akan kita tetapkan semua tersangka yang terlibat di dalamnya,” terang Barata di ruang kerjanya seraya  membantah pemberitaan  yang menyatakan bahwa Kajari telah menetapkan tersangka DOP, BOK dan JKN (16/5).

Terkait potensi jumlah tersangka dalam kasus ini. Van Barata tidak mau bersepekulasi tentang jumlah tersangka. Menurut dia semuanya bisa dimungkinkan menjadi tersangka tergantung dari arah pemeriksaan dan pengusutan kasus ini.

“Kita tetap berlandaskan azas praduga tak bersalah. Lihat saja kedepan siapa-siapa yang terlibat pasti kita tetapkan tersangka. Pokoknya tanpa pandang bulu baik Kadis maupun Kapus jika terlibat tetap kita tetapkan tersangka. Semuanya berkemungkinan jadi tersangka,” tegasnya.

Diakui dia, saat ini pihaknya juga sedang memproses kasus-kasus dugaan korupsi lainnya yang hingga kini belum mendapat kepastian hukumnya. “Kami juga sedang melanjutkan kasus-kasus terdahulu yang hingga kini belum ada kepastian hukumnya. Yang jelas jika ada peningkatan status ke penyidikan dan sudah ada tersangka pasti kita akan kasih tahu ke teman-teman media,” katanya. (sen/ardi)

Tinggalkan Balasan