Kemenristekdikti Diingatkan Pertimbangkan Track Record Calon Rektor Unila - Sinarlampung.com

Kemenristekdikti Diingatkan Pertimbangkan Track Record Calon Rektor Unila

Spread the love

Bandar Lampung (SL)-Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Kemenristekdikti) diharapkan benar-benar menelusuri dan mempertimbangkan integritas dan rekam jejak para calon rektor Universitas Lampung (Unila) yang kini telah memasuki tahap 3 besar.

Rektor Unila kedepan diharapkan benar-benar sosok yang jujur dan berkarekter kuat, memiliki komitmen anti korupsi, tidak pernah bermasalah secara hukum.”Suara Kemenristekdikti sepertinya akan menjadi suara penentu dalam pemilihan Rektor Unila. Karena itu kita berharap pertimbangan tentang integritas dan rekam jejak harus menjadi pertimbangan yang utama,” ujar Tim Kerja Institute on Corruption Studies (ICS), Apriza, Minggu (1/9).

Menurutnya, track record atau rekam jejak para calon harus benar-benar ditelusuri agar diketahui bagaimana integritas para calon.”Rekam jejaknya harus ditelusuri. Bila perlu dibuka uji publik sehingga seluruh sivitas akademik Unila dan masyarakat umum memilik ruang untuk memberi masukan,” tandasnya.

Rektor Unila, lanjutnya, harus benar-benar memiliki rekam jejak yang baik.”Harus dicek apakah calon Rektor Unila itu pernah dilaporkan ke penegak hukum atau tidak, pernah diduga terkait masalah KKN atau tidak, gelarnya pernah dipersoalkan atau tidak. Ini semua harus diclearkan, sehingga yang terpilih kelak benar-benar berintegritas tinggi,” pungkasnya.

Seperti diketahui, rapat tertutup Senat Unila bersama perwakilan Kementerian Ristek-Dikti telah mengerucutkan tiga dari lima bakal calon rektor. Berdasar hasil rapat senat Prof. Bujang Rahman memperoleh 19 suara, Prof. Karomani meraih sebanyak 14 suara, Prof. Muhammad Kamal dan Prof. Satria Bangsawan masing-masing enam suara, serta Prof. Sukri Banuwa mendapat dua suara.

Karena suara Prof. Muhammad Kamal dan Prof. Satria Bangsawan imbang, maka dilakukan pemilihan suara ulang untuk keduanya. Hasilnya Prof. Muhammad Kamal memperoleh 32 suara, sementara Prof. Satria Bangsawan hanya memperoleh 14 suara. Akhirnya tiga nama calon rektor yang diusulkan ke Kemenristekdiktk adalah Prof. Bujang Rahman, Prof. Karomani, dan Profesor Muhammad Kamal. (red)

Tinggalkan Balasan