Kemenag Bandar Lampung "Larang" Tadarus Dengan Pengeras Suara? - Sinarlampung.com

Kemenag Bandar Lampung “Larang” Tadarus Dengan Pengeras Suara?

Spread the love

Bandar Lampung (SL)-Kantor Departemen Agama Kota Bandar Lampung menyebarkan edaran larangan tadarusan menggunakan pengeras suara. Hal itu dilakukan sesuai dengan edaran dari Kementerian Agama RI. Masjid hanya boleh menggunakan pengeras suara pada saat Tahrim dan Azan, itupun hanya lima menit.

Kasi Bimas Islam Kantor Departemen Agama Bandarlampung Lemrah Horizon membenarkan pihaknya menyebarluaskan larangan memakai pengeras suara saat tadarus di bulan Ramadhan.

“Sesuai edaran terbaru dari Kementerian Agama, Masjid hanya boleh memakai pengeras suara pada saat tarhim dan azan. Itu  pun tidak boleh lebih dari 5 menit, kecuali shalat magrib dan Jumat, dipersilakan 15 menit.” kata Lemrah, diwawancarai di kantornya, Senin 13 Mei 2019, dilangsir lampungtv.com.

Lemrah, menilai soal pemakaian pengeras suara hanya berlaku untuk azan.  Kasi Bimas Islam itu menganggap tadarus di bulan Ramadhan sama dengan mengaji. Cukup didengar di dalam masjid. Meski yang melanggar tetap banyak. “Terutama Islam fanatik, padahal syiar itu cukup saat azan,” katanya. (ltv/jun)

Tinggalkan Balasan