Kematian Kasir Cantik Vera Oktaria Melibat Oknum Anggota TNI Kodam II Akan Tindak Tegas - Sinarlampung.com

Kematian Kasir Cantik Vera Oktaria Melibat Oknum Anggota TNI Kodam II Akan Tindak Tegas

Spread the love

Muba (SL)-Kasus kematian kasir cantik, Vera Oktaria (20) yang dimutilasi dalam kamar hotel, diduga melibatkna oknum anggota TNI, Kopral Dua Deri Pramana, yang juga kekasih korban. Polisi menemukan sidik jari di lokasi kamar o6, penginapan Sahabat Mulia di Jalan PT Hindoli RT 05 RW 03 Kelurahan Sungai Lilin Kecamatan Sungai Lilin Muba, Sabtu (11/5/2019).

Kodpa DN, kekasih korban, anggota TNI

Pangdam II/Srijaya Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) II/Swj, Kolonel Inf Djohan Darmawan mengatakan berdasarkan hasil kordinasi dengan Polda Sumatera Selatan, ada nama anggota TNI inisial DN. “Yang bersangkutan adalah siswa Sartaif di Rindam II/ Baturaja, yang hingga saat ini melakukan THTI ( Tidak Hadir Tanpa Ijin )” kata Djohan Darmawan kepada sinarlampung.com, Sabtu (11/5)

Menurut Kolonel Inf Djohan Darmawan, hingga saat ini, Kodam II bersama Polda Sumsel sedang melakukan penyelidikan dan pengembangan terhadap kasus tersebut. “Sampai saat ini pihak Pomdam II/Sriwijaya bersama Polda Sumsel sedang melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus pembunuhan yang diduga melibatkan oknum anggota TNI. Kodam II/Swj akan melakukan tindakan sesuai hukum yang berlaku apabila ada anggotanya yang melakukan tindakan Pidana,” katanya.

BACA : Gadis Cantik Kasir Indomaret Tewas Dimutilasi Dalam Hotel, Kapolda Sumsel Perintahkan Segera Tangkap Pelaku

Kasir cantik yang baru sepekan bekerja sebagai kasir di Indomaret Palembang itu, diduga dibunuh pada Rabu (8/5/2019), saat dia bersama kekasih DN, anggota TNI Kodam II/Srj. Informasi lain menyebutkan selepas pulang bekerja sekitar pukul 23.00 Wib korban mengenakan motor sendirian, “korban baru satu minggu bekerja, dan setahu saya korban orangnya ramah, mudah bergaul dan sangat terkesan tidak ada masalah sama sekali,” kata salah seorang kerabat kerja korban.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan kasus kematian Vera sudah mulai ada titik terang. Dugaan pelaku dan siapa yang terlibat muali terdeteksi. “Berdasarkan keterangan 6 saksi yang menguatkan kepada tersangkanya, dan hasil pemeriksaan Ilmiah melalui INAFIS di dapat sidik jari dari pegangan pintu kamar mandi dan ditemukan identitas orang yang diduga sebagai pelakunya. Tetapi penyidik tetap berpegang pada praduga tak bersalah, ” kata Kapolda kepada awak media. (Sudir nk)

Tinggalkan Balasan