Kejari Tanggamus Sikapi Dugaan Korupsi ADD Marga Mulya Kelumbayan Barat - Sinarlampung.com

Kejari Tanggamus Sikapi Dugaan Korupsi ADD Marga Mulya Kelumbayan Barat

Spread the love

Bandar Lampung (SL)-Setelah dilimpahkan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanggamus beberapa waktu lalu, kasus dugaan Korupsi Anggaran Dana Desa (ADD) Pekon Marga Mulya Kelumbayan Barat Tanggamus, akhirnya ditindaklanjuti setelah melalui telaah dan kajian pihak Kejari Tanggamus.

Laporan dugaan korupsi dana ADD yang dilaporkan Forum Wartawan Hukum (Forwakum) Prov Lampung tertanggal 02 September 2019 tersebut, dikatakan Kepala Kejaksaam Negeri (Kajari) Tanggamus telah dilakukan telaah dan kajian serta akan ditindaklanjuti guna mendapatkan keterangan berbagai pihak. “Laporan Forwakum sudah kita terima dan telah dikaji untuk ditindaklanjuti. Jadi tunggu saja perkembangannya,” ujar David P Duarsa, Senin (30/09/2019).

Dia juga mengaku telah memerintahkan anggotanya untuk segera melakukan pendalaman dengan memintai keterangan berbagai pihak. “Saya sudah perintahkan bagian intel untuk menindaklanjutinya,” tegas Kajari Tanggamus ini.

David juga sempat memberikan klarifikasi terkait rumor yang mengaku wartawan Kejaksaan Tanggamus. “Sepengetahuan saya memang ada wadah wartawan sejak tahun 2009 yang ngepos di Kejati Lampung. Jadi yang dimaksud adalah wartawan mitra kejaksaan,” terangnya seraya menjelaskan jika di Kejagung ada Forum Wartawan Kejaksaan Agung dan di Kejati ada Forum Wartawan Hukum.

Diberitakan sebelumnya, adanya dugaan korupsi ADD Kepala Pekon (Kakon) Marga Mulya, Kelumbayan Barat, Tanggamus, dilaporkan Forwakum ke Kejati Lampung telah diteruskan ke Kejari Tanggamus untuk proses selanjutnya. Hal ini diutarakan Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Lampung, Senin (09/09/2019), ketika ditanya kelanjutan kasus yang dilaporkan tersebut.

Dikatakan Ari Wibowo, jika laporan Forwakum yang ditujukan ke Kejati Lampung terkait dugaan Korupsi ADD Kakon, telah diteruskan ke Kejari Tanggamus guna proses selanjutnya. “Sudah kita teruskan Mas ke Kejari Tanggamus untuk ditindaklanjuti. Untuk lebih jelasnya nanti silahkan dipantau disana,” ujar Kasipenkum Kejati Lampung.

Langkah selanjutnya meneruskan ke Kejari Tanggamus tersebut, dilakukan setelah pihak Kejati Lampung melakukan telaah dan kajian terkait laporan dugaan yang dimaksud. Sebelumnya, Senin (02/09/2019), Forwakum Lampung melaporkan dugaan korupsi ke Kejati Lampung dan ditembuskan ke Kejagung RI pada Selasa (03/09/2019) serta tembusan ke Kejari Tanggamus.

Dalam laporan tersebut, Forwakum menduga telah terjadi tindak pidana Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN-red) dalam pengelolaan ADD Tahun 2017 s/d 2018 yang dilakukan Muzani Kakon Marga Mulya yang juga selaku koordinator Kakon se-Kecamatan Kelumbayan Barat. (Aan/red)

Tinggalkan Balasan